Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan data kasus infeksi corona kembali menunjukkan peningkatan. Baik untuk kasus positif baru, pasien sembuh, maupun meninggal.
Yurianto mengatakan saat ini sudah ada 134.151 spesimen yang telah diperiksa. Jumlah ini didapat dari 96.717 orang yang terperiksa.
" Dari hasil pemeriksaan tersebut kita dapat kasus konfirmasi positif bertambah 338 menjadi 12.776," ujar Yurianto, Kamis 7 Mei 2020.
Jumlah pasien sembuh juga mengalami peningkatan. Tetapi, angkanya tidak cukup tinggi.
" Sementara dari konfirmasi kasus positis yang kita rawat ada 64 yang sudah sembuh sehingga totalnya menjadi 2.381 orang," kata dia.
Sedangkan angka kematian bertambah sebanyak 35 orang. " Sehingga totalnya menjadi 930 orang," ucap dia.
Sebaran kasus positif sembuh terbanyak tetap berada di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Bali, dan Jawa Barat. " Dengan total keseluruhan sebanyak 2.381 orang," terang Yurianto.
Lebih lanjut, Yurianto mengatakan data ini merupakan gambaran penularan Covid-19 masih terjadi.
" Oleh karena itu kita tidak dihadapkan pada pilihan yang lain selain memutuskannya, selain memutuskan penularan ini," kata dia.
Dream - Data penanganan infeksi virus corona terus menunjukkan adanya peningkatan kasus. Per hari ini, angka kasus positif sudah melampaui 12 ribu.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menjelaskan hingga Rabu, 6 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, sebanyak 128.383 spesimen diperiksa. Jumlah tersebut berasal dari 92.976 orang.
" Kasus positif bertambah 367 orang sehingga menjadi 12.438 orang," ujar Yurianto.
Kasus pasien positif yang dinyatakan sembuh juga terus meningkat. Selama 24 jam terakhir, terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 120 orang menjadi 2.317 orang.
" Kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 23 orang menjadi 895 orang," kata dia.
Kemudian, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sejak awal Maret hingga saat ini sebanyak 240.729. Sebagian besar ODP telah selesai dipantau dan dinyatakan sehat.
" PDP ada 26.932 orang, kami akumulasi datanya dari semua provinsi sebagian besar juga sudah selesai penanganan dan ternyata bukan kasus Covid-19," kata Yurianto.
Lebih lanjut, Yurianto mengingatkan kasus penularan maupun meninggal dapat ditekan bergantung sepenuhnya pada masyarakat.
" Upaya kita utuk menurunkan jumlah pasien yang tertular, untuk menurunkan jumlah kasus yang meninggal ini hanya bisa berhasil manakala kita benar-benar patuh dan disiplin untuk bersama-sama melakukan imbauan pemerintah," ucap dia.
Dream - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesa masih terus bertambah. Data 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB hari ini, Selasa, 5 Mei 2020, tercatat sudah ada 12.071 orang yang terpapar virus corona atau bertambah 484 orang.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah pasien positif itu diperoleh dari 121.547 spesimen yang telah diperiksa sebanyak 88.924 orang.
" Hasil pemeriksaan kita dapatkan kasus konfirmasi positif bertambah 484 orang sehingga totalnya menjadi 12.071 orang," ujar Yurianto.
Kasus pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga mengalami peningkatan. Total akumulasinya mencapai 2.187, dengan penambahan kasus sembuh selama 24 jam terakhir sebanyak 243 orang.
" Kemudian kasus positif yang meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 872 orang," kata Yurianto.
Angka pasien sembuh didapat dari seluruh provinsi. Sementara itu, ada lima provinsi dengan angka sembuh tertinggi.
" Pasien sembuh 2.197 orang dari keseluruhan provinsi. DKI Jakarta 704 sembuh. Sulawesi Selatan 228, Jawa Timur 180, Jawa Barat 167 dan Bali 160 orang," ucap Yurianto.
Untuk data Orang Dalam Pemantauan, akumulasinya mencapai 239.226 orang. Dari angka tersebut, hampir 200 ribu orang telah dinyatakan sehat.
" Kemudian Pasien Dalam Pengawasan 26.408 orang dari seluruh Indonesia," kata Yurianto.
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, merilis data terkini mengenai progres penanganan kasus virus corona di Indonesia. Sejauh ini tim gugus tugas telah memeriksa 116.861 spesimen dari 81.061 orang yang diperiksa per Senin, 4 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.
" Kasus positif terkonfirmasi bertambah 395 orang sehingga menjadi 11.587 orang," kata Yurianto di Jakarta.
Kasus pasien sembuh juga bertambah sebanyak 78 orang. Sehingga, akumulasi angka kesembuhan pasien Covid-19 menjadi 1.954 orang.
Sedangkan kasus kematian bertambah 19 orang selama 24 jam terakhir. Dengan demikian, angka kematian pasien Covid-19 secara keseluruhan menadi 864 orang.
" Pasien ODP akumulasi 238.178. Dari data ini kemungkinan besar yang sudah selesai pemantauan sekitar hampir 200 ribu," kata dia.
Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan mencapai 24.020 orang. " Ini keseluruhan sedang proses konfirmasi laboratorium dengan menggunakan PCR.
Sebaran pasien sembuh, ucap Yurianto, terbesar berada di DKI Jakarta mencapai 632 orang. Kemudian Sulawesi Selatan 199 orang, Jawa Timur 178 orang, Jawa Barat 159 orang, dan Bali 159 orang.
" Dari total keseluruhannya menjadi 1.954 orang," kata Yurianto.
Yurianto juga menjelaskan saat ini telah ada 1.500 cartridge dari sebanyak 172 ribu target pengadaan tahap pertama. Cartridge tersebut akan digunakan pada mesin Tes Cepat Molekuler TBC resisten obat.
" Ini sudah kita distribusikan untuk memperpendek waktu tunggu pemeriksaan spesimen," kata Yurianto.
Beberapa daerah yang akan mendapatkan cartridge tersebut antara lain Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauke, Yapen, Sorong, Ternate, Tarakan dan Nunukan.
" Sehingga diharapkan di kota-kota tersebut bisa melakukan pemeriksaan sendiri," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya