Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Ini Emosial Karena Sentuh Anaknya Usai Koma Lima Bulan (Foto: Facebook/Hasirah Nujiey)
Dream - Nur Fadilla, 28 tahun, baru saja tersadar usai koma selama lima bulan. Saat terbangun, dia mencari anaknya. Satu-satunya harapan yang dia inginkan.
Fadilla melahirkan putranya pada 18 November 2018 dengan operasi sesar. Tetapi saat operasi berjalan, jantung Fadilla mendadak berhenti.
Kerabatnya, Nur Hasirah mengatakan, Fadilla harus menjalani operasi caesar karena bayi dalam perutnya sudah lewat masa melahirkan. Bayi tersebut seharusnya lahir enam hari sebelumnya.

Ibu ini emosial karena sentuh anaknya usai koma lima bulan (Foto: Facebook/Hasirah Nujiey)
Dokter yang berupaya mempercepat persalinan memalui induksi selama dua hari juga tak mendapatkan reaksi. Induksi pertama dilakukan pada 15 November 2018 namun bukaan untuk mengeluarkan bayi hanya 2 centimeter.
" Sehari kemudian dokter melakukan induksi untuk kali kedua, tapi bukaan tetap sama. Hari ketiga, barulah dokter memutuskan untuk operasi," ujar Hasirah, kepada Siakapkeli, dikutip Dream, Kamis, 4 April 2019.
Hasirah mengatakan, kondisi Fadilla sehari sebelum operasi sebetulnya masih stabil. Setelah menjalani operasi Fadillah hilang kesadaran.
" Dia sadar kembali 10 menit setelah proses melahirkan. Tapi setelah itu, dia tak sadar, dokter bilang oksigen dalam kepala Fadilla kurang," ujar dia.
Sentuhan pertama Fadilla dengan anaknya berjalan dengan emosional. Biarpun dia tak mampu berkata-kata, linangan air mata membuktikan kasih sayangnya terhadap Mohammad Syahmi, putranya.
Kisah itu kemudian viral di media sosial Malaysia. Foto-foto unggahan kisah Fadilla ini dibubuhi komentar berragam dari warganet.
Tak sedikit yang mendoakan kesembuhan Fadilla.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya