Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (foto: Shutterstock)
Dream - Dua remaja Arab Saudi, Abdallah dan Ahmed, diculik sekitar lima tahun lalu. Dua bocah itu diculik dengan dalih diajak berlibur ke Turki.
Dua remaja itu lantas dibawa ke Suriah oleh sang penculik, yang tak lain ayah mereka. Sang ayah merupakan militan ISIS.
Sebulan setelah penculikan itu, sang ayah menyerahkan anak-anaknya ke ISIS. Sementara itu, sang ayah melakukan serangan bom bunuh diri.

Dua anak yang diculik ayahnya untuk bergabung ISIS (Al Arabiya)
Ibu kedua remaja itu bercerita, tidak bisa menghentikan penculikan karena saat itu telah bercerai dengan sang suami.
" Masalahnya, saya tidak ada di sekitar anak-anak saya atau ayah mereka. Kami bercerai sebelum berpergian," ujar perempuan yang tak disebut namanya itu ke Al Arabiya.
Beberapa waktu lalu, Abdullah dan Ahmed akhirnya dibebaskan melalui misi strategis dan berbahaya oleh otoritas Arab Saudi. Abdulah dan Ahmed dibantu melarikan diri dari Suriah untuk menuju ke Turki.
" Pulang ke Arab Saudi akan berada dalam kebahagiaan, keamanan, dan rasa nyaman. Anda akan merasa dalam belas kasihan Tuhan," kata Abdullah usai tiba di Riyah, kampung halamannya.
Abdullah mengatakan, selama hari-hari terakhir di Suriah, Ahmed mengalami luka di bagian mata. " Ahmed tak bisa melihat dengan mata ini," ujar dia.
Ahmed mengatakan, luka itu muncul karena ledakan besar. " Kami mengalami serangan yang menyebabkan sepotong logam tertancap ke mata saya. ISIS tidak merawatnya, mereka hanya menjahit dan menyuruh saya pergi," kata dia.
Ibu dua remaja itu kini mengingatkan orang tua lain untuk mengawasi anak-anaknya. Dia juga meminta, para orang tua mencatat perilaku aneh putera-puteri mereka.
" Jika Anda tetap diam, Anda menyebabkan mereka lebih berbahaya daripada kalian," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya