Wartawan Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 25 Februari 2021 09:50
Wartawan Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19
Jokowi menghadiri vaksinasi kepada wartawan. Sekitar 7.000 wartawan mulai divaksin hari ini.

Dream – Vaksinasi Covid-19 tahap ke dua terus berjalan dengan menyasar sejumlah profesi. Kali ini, masyarakat berprofesi sebagai wartawan menerima suntikan vaksin.

Vaksinasi ini digelar atas kerja sama Dewan Pers, Kementerian Kesehatan, dan Kemenkominfo. Bertempat di Hall A Gedung Basket Istora Gelora Bung Karno, vaksinasi dilaksanakan pada Kamis-Sabtu, 25-27 Februari 2021.

Para peserta vaksinasi terdiri atas 512 pekerja media yang sejak awal dijadwalkan divaksin dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Lalu, sebanyak 7.000 wartawan dari kawasan Jabodetabek yang dikoordinasikan oleh Dewan Pers dari 10 organisasi dan Forum Pemred.

Organisasi tersebut adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Kemudian Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Presiden Joko Widodo© Aldan Derian

Presiden Joko Widodo menghadiri hari pertama vaksinasi Covid-19 bagi wartawan. Jokowi hadir sekira pukul 09.00 WIB.

" Kita ingin mendahulukan insan pers. Alhamdulilah hari ini ada 5500 awak media yang prosesnya saya lihat semuanya berjalan lancar," ujar Jokowi, di Hall A Gedung Basket Istora Senayan, Kamis 25 Februari 2021. 

Vaksinasi Covid-19, kata Jokowi, untuk menjaga para awak media dari virus orona. Wartawan memang sering berinteraksi dengan masyarakat.

" Kita harap ini memberi perlindungan awak media di lapangan yang sering berinteraksi degan publik, narasumber, dan memberi perlindungan yang baik kepad insan pers," sambungnya. 

Seblumnya, Jokowi menyatakan akan memberikan 5.000 dosis vaksin Covid-19 untuk para wartawan.

" Saya yakin banyak awak media yang sudah ingin divaksin. Tadi sudah saya bisik-bisik ke Prof Nuh (Ketua Dewan Pers) untuk awal, nanti di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti untuk awak media sudah kita siapkan 5.000 orang untuk bisa divaksin," ujar Jokowi di Hari Pers Nasional, Selasa 9 Februari 2021.

1 dari 4 halaman

Prosedur pelaksanaan vaksinasi diiringi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Peserta diharuskan menunggu antrean pada kursi yang telah disediakan.

Setiap kursi tunggu diatur dengan jarak sangat aman. Sehingga kemungkinan kerumunan dapat dicegah dengan penerapan protokol jaga jarak.

Peserta juga diatur dengan prosedur antrean yang tertib. Setiap peserta diharuskan antre dalam jarak yang sudah ditetapkan.

2 dari 4 halaman

Persiapan Penting Sebelum Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Dream - Vaksinasi massal Covid-19 tahap kedua mulai dilakukan. Kelompok-kelompok yang diprioritaskan antara lain, lansia usia lebih dari 60 tahun, pedagang pasar, mereka yang bekerja di pelayanan publik, guru, dan TNI/ Polri serta jurnalis.

Saat ini proses pendataan sedang dilakukan dengan seksama agar pemberian vaksin bisa berjalan efektif. Tak perlu ragu dengan pemberian vaksin Covid-19 karena sudah melalui fase uji klinis yang memadai dan terbukti cukup efektif.

Lalu jika sudah dapat jadwal vaksin, apa yang harus dilakukan? Pertama, jangan panik. Mungkin muncul rasa takut dengan sakitnya jarum suntik, tapi tenang saja, seluruh petugas pemberi vaksinasi sudah diberikan pelatihan khusus dan terbiasa melakukan suntikan vaksin.

Rasa sakit yang muncul mungkin bisa diatasi dengan menarik napas panjang dan membayangkan dampak perlindungan yang lebih besar, dari kesakitan yang muncul dalam hitungan menit.

Allison Weinmann, M.D., seorang spesialis penyakit menular memberikan tips untuk meredakan kepanikan saat akan divaksin. Menurutnya, cobalah cari tahu informasi tentang vaksin yang banyak beredar.

3 dari 4 halaman

Sedikit informasi, vaksin Covid-19 yang mulai diberikan apapun mereknya aman dan 95% efektif. Tidak mengandung virus hidup tapi mengandung messenger RNA (mRNA) dari kode genetik protein Covid-19. Tubuh kita membuat protein ini, yang kemudian mendorong sistem kekebalan kita untuk membuat protein antibodi pelindung, melindungi kita dari infeksi Covid-19.

Hal lain yang juga sangat penting adalah pastikan tidur dengan cukup pada malam sebelum vaksin. Jangan sampai kelelahan, dan jaga vitalitas tubuh dengan baik.

" Malam sebelum vaksin, pastikan untuk tidur malam dengan nyenyak. Ini akan membantu sistem kekebalan bekerja secara maksimal. Jika vaksin dilakukan sekitar waktu makan, akan lebih baik majukan jadwal makan. Jangan disuntik vaksin dalam keadaan lapar dan haus," kata Weinmann.

4 dari 4 halaman

Setelah vaksin diberikan, simpan kartu vaksinasi dengan baik. Pasalnya satu bulan kemudian akan diberikan dosis kedua agar vaksin bisa melindungi dengan optimal. Segera pulang dan istirahat, jangan sampai kelelahan terutama para lansia yang daya tahan tubuhnya tak sebaik mereka yang berusia muda.

Perhatikan juga efek samping yang mungkin muncul. Antara lain rasa nyeri di area suntikan, muncul kemerahan atau demam ringan.

" Anda mungkin mengalami efek samping seperti nyeri di tempat suntikan, nyeri tubuh, menggigil dan sakit kepala, tetapi akan hilang setelah 24 hingga 48 jam. Efek samping ini tidak berarti mengalami infeksi. Ini menunjukkan bahwa tubuh menciptakan tanggapan kekebalan dan vaksin itu bekerja," ujar Weinmann.

Sumber: Henryford

Beri Komentar