Kisah Al-Byda', Lokasi Turunnya Perintah Tayammum

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 6 November 2015 10:02
Kisah Al-Byda', Lokasi Turunnya Perintah Tayammum
Al-Byda' adalah tanah lapang yang berada di sebelah barat daya Madinah.

Dream - Nyaris setiap sudut Jazirah Arab tak terlepas dari cerita seputar sejarah peradaban Islam. Termasuk tempat yang bernama Al-Byda' ini.

Al-Byda' adalah tanah lapang yang berada di sebelah barat daya Madinah. Tepatnya 10 km dari Masjid Nabawi, setelah Masjid Miqat di samping jalan Mekah Lama.

Dulunya Al-Byda' bernama Dzul Hulaifah, dan di sebelahnya terdapat sebuah tempat yang dinamai Dzat Al-Jaysy (milik tentara). Di situlah istri Rasulullah SAW, Aisyah RA pernah kehilangan kalungnya.

Diriwayatkan, kala itu Aisyah RA tengah berada dalam perjalanan bersama Rasulullah SAW. Ketika sampai di Al-Byda' (Dzat Al-Jaysy), kalungnya putus.

Maka Rasul pun mencarinya bersama sejumlah orang. Ketika itu mereka tidak punya air. Orang-orang lalu datang kepada Abu Bakar sambil berkata: " Tahukah apa yang diperbuat Aisyah? Ia sedang mencari (kalung) bersama Rasulullah dan orang-orang, tetapi mereka tidak punya air."

Lalu diriwayatkan, Aisyah berkata: " Abu Bakar memarahiku, dan Rasulullah bangun pagi tanpa air" . Kemudian turunlah ayat Tayammum di tempat itu.

Kisah mengenai Rasul, Aisyah dan turunnya ayat Tayammum di Al-Byda' ini dijelaskan dalam sebuah hadits, Shahih Bukhari nomor 334.

Lokasi turunnya ayat Tayammum tersebut hingga kini masih dapat disaksikan di antara Madinah dan Mekah, Arab Saudi. Meski wujudnya tak lagi sama seperti dulu.

(Sumber: Sejarah Madinah Munawwarah)

 

Beri Komentar