Dosen Unpad Buktikan Alquran Ampuh Obati Stres, Ini Buktinya

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 3 Maret 2016 18:02
Dosen Unpad Buktikan Alquran Ampuh Obati Stres, Ini Buktinya
Ada perubahan mengagumkan pada anak-anak yang dibacakan Alquran, mereka mengalami........

Dream – Sejumlah penelitian menyimpulkan bacaan ayat suci Alquran mampu memberi efek penenang. Demikian pula kesimpulan riset yang dilakukan oleh dosen Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjajaran, Andri Abdurochman.

Dalam riset yang dilakukan mulai 2007 itu, pria penyandang gelar doktor ini membandingkan suara bacaan (murattal) Alquran dengan musik klasik dan musik terapi relaksasi untuk digunakan sebagai terapi menurunkan stres.

“ Penelitian menunjukkan, suara bacaan Alquran memiliki tingkat relaksasi paling baik dibanding musik klasik atau musik relaksasi lainnya,” tutur Andri, sebagaimana dikutip Dream dari laman unpad.ac.id, Kamis 3 Maret 2016.

Pada 2010, Andri melakukan percobaan kepada beberapa anak-anak dan remaja usia sekolah, mulai SD, SMP, hingga SMA. Mereka adalah murid-murid dari sebuah yayasan di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang.

Untuk beberapa waktu, anak-anak itu diberikan musik yang bisa meningkatkan stres. Andri pun melakukan perekaman otak anak-anak itu untuk mengetahui bagaimana frekuensi gelombang otak yang ditimbulkan dari musik pembangkit stres tersebut.

Kemudian anak-anak itu diberikan terapi mendengarkan bacaan Alquran selama tiga bulan, kemudian diperdengarkan kembali musik yang bisa meningkatkan stres.

Hasilnya menunjukkan, daya tahan anak terhadap stres pada kesempatan ke dua jauh lebih kuat daripada pada saat pemberian musik yang pertama jika dilihat dari rekaman gelombang otaknya.

“ Anak yang sudah didengarkan suara bacaan (terapi) Alquran akan jauh lebih tenang dan lebih tahan terhadap stres,” tutur dia.

Adapun bacaan Alquran yang didengarkannya merupakan kumpulan ayat-ayat yang memiliki satu kata yang sama. Andri mencari kata di dalam Alquran lalu mengumpulkan bacaan (murattal) ayat-ayat tersebut.

Lulusan program Doktor di Université de Strasbourg, Prancis, ini mengungkapkan, efek ini muncul karena relaksivitas yang dihasilkan akibat mendengar bacaan tersebut. Ini disebabkan setiap sel dalam otak manusia punya frekuensi alamiah masing-masing.

Pada saat otak diberikan stimulus berupa suara, jika spektrum frekuensi suaranya itu adalah berbanding lurus dengan frekuensi natural sel, maka si sel akan beresonansi.

“ Ketika resonansi itu, si sel kemudian bisa aktif atau memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon, karena si kelenjar kesehatan itu akan aktif hanya pada kondisi tertentu, misalnya tidur,” jelas Andri.

Pada saat mendengar bacaan Alquran, otak mengalami relaksasi yang baik sehingga seolah-seolah sedang berada dalam keadaan tidur. Pada kondisi tersebut, sel kemudian memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon. Kondisi inilah yang dialami oleh seseorang ketika melakukan terapi tersebut.

Andri menambahkan, sesuatu yang dilakukan atau didengarkan berulang-ulang juga akan memiliki efek hipnosis. Berdasarkan kemampuan peningkatan daya tahan naracoba karena bacaan Alquran, ia juga dalam penelitian pada bidang komunikasi kedokteran gigi.

Pada penelitian tersebut, Andri berperan dalam pengolahan data frekuensi dan spektrum suara pada saat kata-kata hipnosis tersebut disampaikan kepada naracoba, serta respon otak (rekaman elecro-encephalogram) terhadap hipnosis.

1 dari 3 halaman

Keajaiban Alquran: Api di Dalam Laut

Dream - Semakin lama, Alquran membuktikan bahwa kitab suci ini merupakan firman Tuhan. Pasalnya, setiap kejadian yang bagi para ilmuwan adalah hal baru, ternyata di dalam Alquran sudah tertulis jelas.

Contohnya tentang penemuan api di dalam laut yang telah dipublikasikan Discovery Channel.Apabila kita pikir secara logika, tentu itu tidak masuk akal. 

Api bila kita siram dengan air pasti akan mati. Tapi, mengapa api di dalam laut yang sejatinya terdapat air amat sangat banyak, tidak bisa memadamkan api tersebut?

Sesungguhnya, Alquran telah menyebutkan fakta dari fenomena itu sejak 1.400 tahun lalu. Seperti apa? klik di sini.

2 dari 3 halaman

Fakta Kebenaran Alquran: Sungai di Dasar Laut

Dream - Fakta bahwa sebenarnya ada sungai di bawah laut sudah dijelaskan lama dalam Al-Qur’an. Dan ini adalah salah satu fakta yang sangat menakjubkan mengenai Al-Qur’an karena hal itu telah terbukti di kehidupan nyata. Sungai di bawah laut sebenarnya terdengar mustahil bagi logika manusia.

Namun pada kenyataannya, hal itu benar-benar ada di dunia ini. Sebelum ada peralatan canggih untuk menyelidiki hal itu, Al-Qur’an telah menuliskan secara terperinci mengenai adanya sungai di bawah tanah tersebut. Percampuran antara air asin dan air laut yang dapat terpisah secara alami merupakan salah satu bukti kebesaran Allah yang dapat dilihat oleh seluruh umat manusia.

Dalam Surat Al-Furqan ayat 53 yang berbunyi,”Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir berdampingan, yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin dan pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan barat yang tidak ditembus.”.

Dalam ayat tersebut sudah cukup jelas dipaparkan bahwa sesungguhnya air tawar dan air asin dapat terpisah karena kehendak Allah SWT.

Yuk selengkapnya Baca di sini

3 dari 3 halaman

Penelitian Mahasiswa IPB Buktikan Keajaiban Alquran

Dream - Sebuah penelitian unik dilakukan oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Ghulam Halim Furqoni. Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) ini meneliti pengaruh memperdengarkan murottal Alquran terhadap produksi susu sapi perah.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penelitian sebelumnya, tentang pengaruh musik klasik terhadap produksi susu sapi perah. Dalam penelitian itu, musik klasik diputar sekitar tiga jam sebelum pemerahan. Namun akhirnya durasi pemutaran musik diperpanjang dengan harapan hasil yang diperoleh lebih optimal.

Akhirnya, Ghulam berdiskusi dengan dosen pembimbing. Dan tercetuslah ide untuk memberi judul " Pengaruh Musik Klasik 24 jam terhadap Produktivitas Susu Sapi Perah" untuk penelitian ini. Namun di sisi lain, Ghulam berfikir apakah ada pilihan lain, selain musik klasik yang dapat berpengaruh terhadap produktivitas susu sapi perah?

Musik klasik Mozart mulai dikenalkan pada tahun 1993 di Universitas California untuk menilai ada tidaknya peningkatan tingkat IQ mahasiswa. Hasilnya, musik klasik Mozart dapat meningkatkan 8-9 poin IQ pada mahasiswa-mahasiswa tersebut (Bowers 2002). Sejak saat itu musik klasik Mozart mulai berkembang di Eropa dan digunakan di dunia peternakan untuk tujuan meningkatkan produktivitas ternak.

Namun dalam kasus lain, tambah Ghulam, banyak penelitian yang dilakukan dengan menggunakan treatment murottal Alquran terhadap manusia. Penelitian itu dilakukan kepada orang yang sedang sakit, ibu hamil, dan lain sebagainya. Mayoritas pengambilan datanya banyak dilakukan di rumah sakit.

Dari berbagai penelitian itu, terbukti murottal Alquran memiliki efek ketenangan (relaksasi) dan menimbulkan kenyamanan psikologis. Inilah yang kemudian memberikan inspirasi bagi Ghulam untuk menggunakan murotal Alquran dalam penelitian tentang produksi susu sape perah ini.

" Berangkat dari hal tersebut, tanpa berniat sedikitpun membawa sensitifitas agama, saya usulkan menambahkan murottal Al-Quran sebagai perlakuan dalam penelitian saya. Alhamdulillah dosen saya menyetujui dan lahirlah judul untuk skripsi saya ‘Produksi Susu Sapi Perah yang Mendengarkan Musik Klasik dan Murottal Al Quran Selama 24 Jam’," ujar Ghulam.

Dia berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat dan mudah diaplikasikan oleh peternak-peternak di Indonesia sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas susu sapi perah dalam negeri. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Afton Atabany dan Dr. Bagus P Purwanto. (Sumber: ipb.ac.id) [crosslink_1]

Beri Komentar