Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Batubara Menganga (mirror.co.uk)
Dream - Para ahli kimia mencoba mengubah bahan logam biasa menjadi emas selama berabad-abad. Tapi sekarang, ilmuwan mengklaim telah menemukan cara membuat ekstrak logam mulia dari batubara.
Sekelompok ilmuwan Rusia, yang bekerja di laboratorium di kawasan jauh Amur River, dekat perbatasan Tiongkok, mengklaim telah menemukan cara tersebut. Mereka mengaku sanggup menghasilkan satu gram emas dari satu ton batubara.
Kelompok ini menghabiskan 15 tahun bersusah payah menganalisis cadangan batubara yang tersedia. Mereka berusaha mengembangkan proses untuk memfilter batubara itu hingga menghasilan logam kuning menyala.
Sejauh ini, para ilmuwan itu masih pada tahap pengujian. Meski demikian, mereka mengaku yakin proses produksi massal akan dilakukan paling cepat tahun depan.
Setiap ton batubara akan diekstraksi. Diperkirakan, ekstraksi itu akan menghasilkan emas senilai 1.500 rubel Rusia, setara Rp315.729.
© Dream
Oleg Ageev dari Amur Scientific Center mengatakan, " Penyaringan dilakukan dengan menyalurkan asap pembakaran batubara ke sistem pembersih yang luas."
" Pertama, kontaminan (zat-zat pencemar), termasuk yang berbahaya, dicuci dengan air lalu emas diambil dengan saringan," kata Oleg.
" Lalu, konsentrat yang mengandung emas dipindahkan dan bahan itu diperbaiki," ucap Oleg.
Kelompok ilmuwan itu mengaku akan mendapatkan dana setengah juta rubel, setara Rp105 juta untuk membangun alat penyaringan ekstraksi emas.
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya