Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ginella Masa Pembawa Berita Berhijab Pertama Di Kanada (Foto: Dokumentasi Ginella Massa)
Ginella Massa merupakan perempuan berhijab pertama yang berhasil menjadi pembawa berita di CityNews Kanada
Dream - Di tengah mirisnya penyerangan muslim Rohingya di Myanmar, datang kabar menggembirakan dari Kanada. Seorang perempuan berhijab didaulat sebagai presenter program berita di stasiun CityNews Toronto.
Meskipun telah memulai karier sebagai news anchor sejak 2015, nama Ginella Massa baru dikenal dunia pekan ini. Pencapaiannya dinilai sebagai kemajuan untuk umat Islam di Kanada. Serta mewakili seluruh perempuan berhijab dan umat Islam di seluruh dunia.
Rasa syukur terlontar dari unggahan Ginella lewat cuitan Twitter. Baginya kesempatan itu seperti mimpi. Terutama untuk perempuan berhijab dapat menjadi news anchor di stasin tv Kanada.
Ginella Massa berasal dari Panama dan dibesarkan di Toronto. Dia telah mengejar karier sebagai jurnalis dan produser sejak 2010 lalu.
"Ini cukup menarik untuk diakui sebagai yang pertama," ungkap Massa dalam wawancaranya kepada Yahoo Style.
Ginella juga berterimaksih pada CityNews yang dinilai cukup objektif dalam memberikan penilaian terhadap kinerja karyawannya. Hal itu menjadi cerminan keragaman masyarakat di Kanada. Serta bukti bahwa stasiun televisi itu menghargai keyakinan masing-masing pegawainya.
Kehaadiran Ginella, menambah panjang daftar news anchor berhijab. Sebelumnya telah ada Noor Tagori sebagai reporter Newsy dan Fatima Manji Reporter Chnel 4 di Inggris.
“Rasanya sangat menakjubkan bisa menjadi karyawan berhijab yang pertama di Kanada, dan saya berharap sekali bukanlah jadi sosok yang terakhir,” pungkas Ginella.(Sah)