Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Novita Sari, Qari Putri Tuna Netra Berprestasi (Kemenag.go.id)
Dream - Novita Sari, siswi Madrasah Aliyah Baitul Makmur Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu tidak seperti remaja normal. Novita adalah seorang penderita tuna netra.
Memiliki kekurangan indra penglihatan, bukan berarti Novita tidak bisa berprestasi. Dia memiliki kemampuan yang sangat baik dalam melantunkan ayat suci Alquran.
Bacaannya begitu merdu. Sanggup membuat para pendengarnya tersentuh.
" Pernah mendapat juara harapan 2 pada MTQ ke-26 di Nusa Tenggara Barat (NTB) 2016," ujar Novita, dikutip dari Kemenag.go.id, Rabu 26 September 2018.
Novita juga pernah meraih Juara 1 MTQ tingkat Provinsi Bengkulu pada 2017.
Novita mengaku bisa membaca Alquran sejak dari kecil. Saat SD, dia mengaji menggunakan Alquran huruf Braille.
Ketika duduk di bangku SMP, dia mulai mengasah kemampuannya di bidang tilawatil Quran. Dia pun menorehkan cukup banyak prestasi.
Dalam belajar tilawah, Remaja ini mendapat bimbingan dari guru khusus. Semangatnya begitu tinggi, meski indra penglihatannya terganggu.
" Saya tahu semua sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Jadi, harus tabah menjalani ini semua," kata dia.
Dalam hati kecil Novita terbersit sebuah harapan. Selain menjadi qari, dia ingin bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Novita didaulat sebagai qari dalam pembukaan Kompetisi Sains Madrasah tingkat Nasional 2018 di Bengkulu. Dia pun berpesan kepada para peserta agar melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh karena Allah SWT.
" Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapat hasil yang terbaik. Harumkan nama daerah kalian masing-masing. Buat orang tua, madrasah, dan daerah kalian bangga kepada kalian. Kalian semua adalah penerus generasi bangsa," kata Novita.
KSM 2018 berlangsung pada 24-29 September 2018 di Bengkulu. Kompetisi ini diikuti 543 siswa madrasah dari 34 provinsi seluruh Indonesia.(Sah)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah