Merdunya Lantunan Tilawah Qari Putri Tunanetra

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 26 September 2018 06:00
Merdunya Lantunan Tilawah Qari Putri Tunanetra
Meski punya keterbatasan, Novita memiliki suara yang merdu dalam melantunkan ayat-ayat suci Alquran.

Dream - Novita Sari, siswi Madrasah Aliyah Baitul Makmur Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu tidak seperti remaja normal. Novita adalah seorang penderita tuna netra.

Memiliki kekurangan indra penglihatan, bukan berarti Novita tidak bisa berprestasi. Dia memiliki kemampuan yang sangat baik dalam melantunkan ayat suci Alquran.

Bacaannya begitu merdu. Sanggup membuat para pendengarnya tersentuh.

" Pernah mendapat juara harapan 2 pada MTQ ke-26 di Nusa Tenggara Barat (NTB) 2016," ujar Novita, dikutip dari Kemenag.go.id, Rabu 26 September 2018.

Novita juga pernah meraih Juara 1 MTQ tingkat Provinsi Bengkulu pada 2017.

 

1 dari 2 halaman

Mengaji Alquran Huruf Braille

Novita mengaku bisa membaca Alquran sejak dari kecil. Saat SD, dia mengaji menggunakan Alquran huruf Braille.

Ketika duduk di bangku SMP, dia mulai mengasah kemampuannya di bidang tilawatil Quran. Dia pun menorehkan cukup banyak prestasi.

Dalam belajar tilawah, Remaja ini mendapat bimbingan dari guru khusus. Semangatnya begitu tinggi, meski indra penglihatannya terganggu.

" Saya tahu semua sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Jadi, harus tabah menjalani ini semua," kata dia.

Dalam hati kecil Novita terbersit sebuah harapan. Selain menjadi qari, dia ingin bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

 

2 dari 2 halaman

'Lakukan Karena Allah SWT'

Novita didaulat sebagai qari dalam pembukaan Kompetisi Sains Madrasah tingkat Nasional 2018 di Bengkulu. Dia pun berpesan kepada para peserta agar melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh karena Allah SWT.

" Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapat hasil yang terbaik. Harumkan nama daerah kalian masing-masing. Buat orang tua, madrasah, dan daerah kalian bangga kepada kalian. Kalian semua adalah penerus generasi bangsa," kata Novita.

KSM 2018 berlangsung pada 24-29 September 2018 di Bengkulu. Kompetisi ini diikuti 543 siswa madrasah dari 34 provinsi seluruh Indonesia.(Sah)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan