Mihrab Rasulullah Kembali Digunakan di Masjid Nabawi

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 11 Desember 2017 12:01
Mihrab Rasulullah Kembali Digunakan di Masjid Nabawi
Mihrab kembali dibuka mengingat semakin padatnya jemaah yang berkunjung ke Makam Rasulullah Muhammad SAW.

Dream - Setelah 25 tahun, para imam kembali menggunakan Mihrab Rasulullah Muhammad SAW untuk memimpin sholat jemaah di Masjid Nabawi. Pembukaan Mihrab ini dilakukan setelah selesainya proyek perluasan komplek Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

Dikutip dari Alarabiya, area Mihrab ditandai dengan dinding berbentuk setengah lingkaran di sisi masjid yang menghadap ke Kiblat. Sholat Jumat pekan lalu menjadi momen yang menandai dibukanya Mihrab itu.

Pembukaan ini didasarkan pada semakin banyaknya jemaah yang berziarah ke Makam Rasulullah dan sahabat Abu Bakar As Shiddiq dan Umar bin Khattab yang letaknya berdampingan.

Dengan dibukanya area Mihrab, jemaah dapat melaksanakan ziarah dengan tenang.

Pada Jumat pekan lalu, imam memimpin sholat Jumat langsung dari area suci Raudhah, yang dulunya selalu digunakan Rasulullah. Imam yang pertama menggunakan Mihrab setelah ditutup selama seperempat abad itu yakni Syeikh Abdullah Al Baijan.

Raudhah terletak di timur makam Rasulullah, sementara di barat makam ada mimbar untuk khotbah. Makam Rasulullah sendiri membujur dari barat ke timur, karena wajah Rasulullah menghadap ke Kiblat yang berada di arah selatan Madinah.

Mihrab itu dibangun oleh Khalifah Usman bin Affan sehingga sering disebut dengan 'Mihrab Usmani'. Bangunan itu sempat direnovasi oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang memerintah sekitar 200 tahun usai Rasulullah wafat. (ism) 

Beri Komentar
6 Pahlawan Nasional 2018