Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sabina Altynbekova (Instagram)
Dream - Banyak pengusaha dan perusahaan berusaha mengambil keuntungan dari popularitas Sabina. Ini denu memuaskan rasa lapar informasi tentang remaja dengan tinggi 1.82 meter ini.
Majalah berbahasa Mandarin, China Times Weekly menampilkan feature tentang atlet yang lebih mirip model ini dalam edisi minggu lalu. Dan sebagai bonus bagi pembacanya, Times Weekly juga menyediakan dua halaman khusus yang berisi foto atlet muslim asal Kazkahstan itu saat beraksi di lapangan.
Artikel itu ditulis dengan judul 'Kegilaan Sabina - Dia telah menaklukkan China, Jepang, Korea, Vietnam, Malaysia dan Filipina'. Di bagian bawah galeri foto tertulis sub-judul berbunyi: "Sabina memiliki pesona yang memikat 300.000 fans". Hal itu mengacu pada jumlah orang yang saat ini menjadi follower-nya di Instagram.
Artikel itu mengatakan bahwa penggemar di Taiwan menciptakan 'fenomena Sabina' yang masih terus menggelora di seluruh dunia. Dan sekarang ratusan ribu kaum muda di Asia terus membicarakan atlet cantik itu, termasuk keberadaannya dan aktivitasnya di Internet.
Tidak mau kalah, Next Magazine, majalah mingguan berbahasa Mandarin lainnya di Taiwan, hadir dengan feature spesialnya sendiri minggu ini. Next Gen menampilkan tujuh foto Sabina saat beraksi selama turnamen voli internasional di Taipei.
Laporan Next Magazine menulis update terakhir tentang Sabina yang dikabarkan mendapat tawaran dari berbagai perusahaan di Asia. Termasuk artikel yang menyebut 'perusahaan-perusahaan Jepang bersedia membayar mahal Sabina jika setuju melakukan foto seksi'.
Masih berusia 17 tahun dan orangtuanya telah menolak semua tawaran. Meski begitu, sejauh ini tidak menyurutkan upaya pengusaha dan industri hiburan di Jepang dan Taiwan untuk mengontraknya. Sabina diketahui sedang mempersiapkan untuk kuliah tentang hukum di musim gugur ini.
Sabina tampaknya telah membulatkan tekad di masa depannya. "Aku tidak akan terjun ke modeling. Aku seorang atlet dan seorang pejuang. Aku tidak bisa membayangkan diriku di mana saja selain voli," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Kazakhstan, TengrinewsTV dikutip Taipei Times.
"Mengenai kecantikan yang dibilang orang-orang, aku tidak benar-benar tahu. Aku selalu mengatakan kepada semua orang bahwa aku hanyalah seorang gadis Kazakh yang sederhana," imbuhnya.
Laporan itu mengatakan Sabina hanya tertarik dengan voli dan berharap membawa tim voli internasional Kazakhstan ke tingkat yang lebih tinggi. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Berat Badan Naik Padahal Merasa Makan Sedikit? Ini 9 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Harga Ponsel dan Barang Kebutuhan Hampir Sama di Seluruh Negeri, Mengapa UMR Bisa Jauh Berbeda?

Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan