Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan petinggi Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PB NU) di Istana Negara pada Kamis, 27 Agustus 2015. Dalam pertemuan ini, Presiden mengapresiasi NU sebagai organisasi yang konsisten mempertahankan dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
“ Saya bersyukur, NU teguh jadi perekat bangsa Indonesia,” tulis Jokowi melalui akun twitter resmi miliknya @jokowi.
Presiden juga meminta PBNU dapat menenangkan masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini. Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj pun mengamini pernyataan Jokowi tersebut. Menurutnya, ekonomi global memang sedang mengalami krisis.
“ Kondisi ekonomi saat ini akibat perekonomian global, jangan pesimistis karena pemerintah sedang berupaya keras menyelesaikannya,” ujar Kiai Said Agil dinukil Dream dari nu.or.id.
Dalam kunjungannya tersebut, Kiai Said memperkenalkan kepengurusan PBNU 2015-2020 kepada Presiden. Tampak beberapa pengurus inti PBNU seperti Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais Aam KH Miftahul Akhyar, Rais Syuriah KH Masdar F Mas’udi.
Selain itu, Kiai Said juga menyerahkan draft rekomendasi hasil Muktamar Ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus 2015 kepada Presiden.
Dalam kesempatan ini, Kiai Said juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang turut menyukseskan perhelatan Muktamar NU yang mengusung tema besar Islam Nusantara tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya