Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kemenag.go.id)
Dream - Bepergian ke luar negeri menjadi salah satu rutinitas yang harus dijalani para pejabat negara. Ini dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan negara-negara lain di bidang tertentu.
Rutinitas ini juga dialami oleh Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin. Meski sibuk, Lukman selalu menyisihkan waktu untuk melaksanakan sholat fardlu.
Di berbagai tempat, terutama di luar negeri, arah kiblat tidaklah sama. Untuk itu, Lukman selalu membawa alat kecil berupa kompas arah kiblat, seperti pada kunjungannya ke Tokyo, Jepang, akhir pekan lalu.
"Saya selalu membawa kompas penunjuk arah kiblat, khususnya kalau ke luar negeri. Karena hotel-hotel di luar negeri hampir dipastikan tidak ada tanda kiblatnya," ujar Lukman, dikutip dari kemenag.go.id, Senin, 13 November 2017.

Kompas arah kiblat (kemenag.go.id)
Lukman mengatakan keberadaan kompas arah kiblat sangat membantunya saat akan sholat. "Jadi penting sekali kompas untuk menuntun kita saat mau sholat," ucap dia melanjutkan.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sholat di Masjid Agung Tokyo (kemenag.go.id)
Lukman berada di Jepang hingga 15 November 2017. Dia diundang sebagai pembicara pada kuliah umum oleh salah satu kampus terkemuka di Jepang.
"Selama di Jepang, saya juga akan berkunjung ke KEIO Shonan Fujisawa Campus 5322 Endo Fujisawa-shi, Kanagawa Japan untuk bertemu civitas akademika kampus. Tema kuliah umum tentang kehidupan beragama dan penanganan industri halal di Indonesia," kata Lukman. (ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari