Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Heroik Qassimi Ini Akan Dimulai Dari Australia (foto Ilustrasi)
Dream - Seorang pria Yaman berencana melakukan perjalanan melintasi beberapa benua dengan mengendarai unta. Pria bernama Ahmed Al-Qassimi itu akan melintasi Australia, Amerika Selatan dan Eropa untuk mempromosikan pesan perdamaian dan toleransi, surat kabar Al Hayat melaporkan.
Qassimi akan ditemani fotografer dan penerjemah untuk mendokumentasikan dan mempromosikan perjalanannya. Aksi heroik Qassimi ini akan dimulai dari Australia pada Oktober. Sementara perjalanan di Amerika Selatan dijadwalkan 2016 dan Eropa pada 2017.
Menurut Al Hayat, Qassimi memilih unta sebagai kendaraannya karena akan membuka buku mimpi tentang perdamaian dan cinta bagi seluruh umat manusia. Dia menambahkan bahwa bepergian melalui kota-kota dunia dengan unta mengingatkannya pada sejarah masa lalu.
Sebelumnya, Qassimi telah melakukan perjalanan dengan 16 unta yang berbeda. Empat di antaranya diberikan kepadanya sebagai hadiah. Ini bukan pertama kalinya Qassimi melakukan perjalanan trans-nasional dengan unta.
Dia telah melakukan perjalanan secara ekstensif sejak tahun 1999, melewati Afrika, Timur Tengah dan Asia. Qassimi mencoba untuk menghimpun dana masyarakat untuk membiayai perjalanannya. Tetapi terkadang dia juga terpaksa menjual barang-barang pribadinya.
Ayah dari 10 anak ini menganggap petualangannya itu sebagai sekolah terbesar dalam hidupnya.
" Aku bisa mengenali diri sendiri, orang lain dan tradisi serta adat istiadat mereka. Saya belajar bagaimana untuk bermurah hati dan sabar," katanya kepada Yaman Times. Sebelum ekspedisinya, Qassimi bertugas di militer Yaman. Dalam masa mudanya, ia menjadi pemain sepak bola profesional di Sana'a.
Melalui perjalanannya, Qassimi mengatakan ia bisa memperkenalkan warisan budaya nenek moyangnya ke seluruh dunia. Perjalanan keliling dunia telah menjadi mimpi seumur hidup sang petualang. Dia menjelaskan bahwa " petualangan" telah membantu dia mencapai ambisinya.
Begitu ia mencapai tujuannya, Qassimi mengatakan ia ingin memberikan ceramah dan menulis buku tentang perjalanannya itu, sambil terus melakukan petualangan yang lain. Dia juga berharap untuk mendirikan sebuah rumah di Yaman di mana ia akan mengembangkan keterampilan wisatawan ambisius. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya