Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Hubungan suami istri memang sangat diuji setelah lahir anak pertama. Terutama ketika ibu pulang dari rumah sakit dan hanya bertiga saja di rumah bersama bayi dan ayah.
Ibu kerap mengalami perasaan sebal, kesal bahkan benci kepada ayah. Semua hal yang dilakukannya terasa salah dan membuat kacau.
Pernah mengalami situasi ini? Anda tak sendirian.
" Ayah satu-satunya orang dewasa yang ada di kamar dan bisa diteriaki ketika ibu sedang mengalami fluktuasi hormon setelah melahirkan. Ditambah lagi rasa nyeri jahitan, payudara dan terus mendengar tangisan bayi. Ayah semacam jadi pelampiasan emosi ibu," ujar Dr. Shoshana Bennett, psikolog yang juga penulis buku Postpartum Depression for Dummies.
Ada kecenderungan ibu setelah melahirkan ingin segalanya sempurna. Melakukan semua, merawat diri serta mengurus bayi dengan tangannya sendiri. Saat kewalahan dan merasa tak bisa melakukannya, akan merasa stres dan membuatnya jadi sebuah amarah.
" Membicarakan dengan pasangan apa yang Anda rasakan akan sangat membantu meredakan kecemasan yang dialami. Jika dibiarkan bisa memicu konflik rumah tangga berkepanjangan," kata Bennet.
Rasa kesal juga muncul karena ibu kerap menuntut inisiatif ayah dalam mengurus bayi. Perlu diingat, pasangan masih belajar menjadi ayah. Ia belum terlalu mengerti apa yang harus dilakukan.
Menuntut inisiatifnya hanya akan membuat masalah baru. Akan lebih efektif jika ibu mengatakan secara jelas apa yang sebaiknya ayah lakukan.
Bukan hanya membuat rutinitas mengurus bayi jadi lebih mudah, tapi juga membuat hubungan lebih mesra. Kuncinya, komunikasi.
Sumber: The Bump
Advertisement
IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya