Ibu Hamil Sedih dan Menangis, Apakah Janin Bisa Merasakan?

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 25 Februari 2020 08:03
Ibu Hamil Sedih dan Menangis, Apakah Janin Bisa Merasakan?
Ada kalanya ibu merasa sangat sedih. Saat ibu menangis, kira-kira janin juga merasakannya atau tidak, ya?

Dream - Ibu hamil kerap mengalami kondisi emosi yang tidak stabil. Bisa juga saat hamil, ibu sedang mengalami masalah pelik yang membuat stres hingga sedih dan menangis.

Kondisi ini tentunya sangat tidak enak. Pasalnya, ibu hamil dianjurkan untuk selalu dalam berada dalam kondisi senang, bahagia dan menikmati kehamilan, agar anak yang dilahirkan kelak memiliki kepribadian yang ceria.

Tentunya tak mudah menjaga mood selalu dalam keadaan baik saat hamil. Ada kalanya ibu merasa sangat sedih. Saat ibu menangis, kira-kira janin juga merasakannya atau tidak, ya?

Penelitian Association for Psychological Science, memaparkan, saat janin berusia 6 bulan, sudah bisa merasakan kondisi yang dirasakan ibunya.

 

1 dari 5 halaman

Bisa Sampai Keguguran

Bisa Sampai Keguguran © Dream

Jika hanya menangis dan stres sesekali, mungkin tidak berpengaruh banyak. Namun jika terlalu sering akan berdampak buruk bagi perkembangan janin. Seperti, menghambat perkembangan otak bayi, risiko kelahiran prematur, kurangnya pasokan oksigen di rahim, dan keguguran.

Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id

2 dari 5 halaman

Kurang Asupan Cairan Saat Hamil Bisa Berbahaya Bagi Janin

Kurang Asupan Cairan Saat Hamil Bisa Berbahaya Bagi Janin © Dream

Dream - Air merupakan kebutuhan vital bagi tubuh, terutama bagi ibu hamil. Jangan menyepelekan kebutuhan untuk minum, karena saat tubuh kekurangan cairan akan sangat mudah mengalami masalah kesehatan terutama bagi ibu hamil.

Saat hamil, kebutuhan cairan tubuh meningkat secara signifikan. Cairan bukan hanya demi fungsi tubuh ibu tapi juga perkembangan janin dalam kandungan. Pernah mencari tahu bagaimana janin mendapat asupan nutrisi dari ibu?

Dikutip dari What to Expect, asupan tersebut didistribusikan melalui cairan yang mengangkut vitamin, mineral, dan hormon ke sel darah. Sel-sel darah yang kaya nutrisi itulah yang mencapai plasenta dan bayi bisa berkembang dengan baik.

 

3 dari 5 halaman

Berapa Banyak Cairan yang Dibutuhkan Ibu Hamil?

Berapa Banyak Cairan yang Dibutuhkan Ibu Hamil? © Dream

Sangat bervariasi tergantung dari kondisi tubuh, seberapa aktif ibu. Umumnya, ibu butuh minum air putih minimal 8 hingga 10 gelas setiap hari.

Asupan cairan tak hanya didapatkan melalui minuman saja, bisa juga melalui buah dan sayur yang dikonsumsi. Perhatikan juga warna urine untuk mengetahui apakah ibu sudah cukup memenuhi asupan cairan atau belum.

Jika urine berwarna sangat pekat seperti kuning tua, bisa jadi pertanda kalau tubuh ibu kekurangan cairan. Porsi minuman harus dikonsumsi lebih dari yang seharusnya. Jangan sampai ibu hamil kekurangan cairan karena akan sangat berbahaya bagi kesehatan janin.

4 dari 5 halaman

Cegah Penularan Corona, Ibu Hamil Diimbau Hindari Kawasan Ramai

Cegah Penularan Corona, Ibu Hamil Diimbau Hindari Kawasan Ramai © Dream

Dream - Penyebaran virus corona dari Wuhan, China ke berbagai negara tak dipungkiri menyebabkan kekhawatiran. Virus 2019Ncov ini memang belum ada vaksin dan obatnya dan telah menewaskan ratusan orang.

Bagi ibu hamil, kabar soal penyebaran virus corona bisa jadi menimbulkan kepanikan tersendiri. Terutama, jika sedang dalam perjalanan ke luar negeri atau ke negara yang diketahui terdapat kasus virus corona.

Apa itu coronavirus?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat, sebenarnya ada tujuh jenis coronavirus yang diketahui menginfeksi manusia. Gejala yang muncul karena virus ini adalah batuk ringan, pilek, dan sesak napas.

Virus corona biasanya menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui liur yang masuk ke udara dengan batuk atau bersin. Lalu apakah virus ini sangat berbahaya bagi ibu hamil?

" Penting diketahui, ibu hamil sangat rentan terhadap komplikasi infeksi pernafasan seperti coronavirus. Sistem kekebalan tubuh tak bekerja optimal saat hamil," kata dr. Rajeev Fernando, M.D., pakar penyakit infeksi di Amerika Serikat.

 

5 dari 5 halaman

Hindari kawasan ramai

Hindari kawasan ramai © Dream

Demi mencegah penularan virus apapun bentuknya termasuk corona, dr.Fernando menyarankan ibu hamil untuk sementara tidak mendatangi kawasan yang ramai. Hal ini untuk menghidari paparan virus yang mudah menular melalui udara.

" Batasi paparan ke area yang ramai dan padat di mana sirkulasi udara sangat tidak ideal. Jika memang terpaksa harus pergi, kenakan masker untuk perlindungan tambahan," pesannya.

Fernando juga mengungkap sampai saat ini belum ada bukti virus corona berdampak langsung pada kesehatan janin. Meski demikian, ibu hamil harus selalu waspada.

Sumber: What to Expect

Beri Komentar