Aishwa Nahla Karnadi (Foto: Instagram Aishwa)
Dream - Bibirnya yang mungil berwarna kemerahan, pipinya yang tembam, membuat banyak orang gemas melihatnya. Aishwa Nahla Karnadi, mungkin sekilas seperti balita kebanyakan yang suka bermain, berlarian dan bersikap polos.
Terkadang tertawa girang dan 'ngambek' tiba-tiba. Namun yang membuat ia spesial adalah kecintaannya pada Nabi Muhammad SAW. Salawat selalu dilantunkan Aishwa pada junjungan Nabi besar Nabi Muhammad SAW di mana pun dan kapan pun. Bahkan di MRT yang penuh sesak.
Hendro Karnadi, sang ayah, seringkali membagikan keseharian bocah 3 tahun itu di akun Instagram @aishwa_nahla. Aishwa memang tinggal di lingkungan pesantren, yaitu Jami'atul Qurro' Palembang. Ayahnya merupakan pengasuh grup Hadroh An Nahla, yang juga guru di Pesantren Jami'atul Qurro' Palembang.
Keseharian Aishwa memang mendengar lantunan salawat, bahkan sejak ia dalam kandungan. Tiada hari tanpa bersalawat. Dalam usianya yang masih sangat kecil, Aishwa juga sudah sering tampil bersama Hadrah asuhan sang ayah.
Berbagai salawat sudah dihapalnya di luar kepala. Tabuhan rebana sudah bisa diikutinya, nada salawat dari suara gemasnya pun begitu merdu di telinga. Di rumah sakit, saat ia harus menunggu dokter, di pesawat, dan kapan saja bahkan ketika ia sangat mengantuk.
Orangtua Aishwa tampaknya jadi teladan yang sangat baik bagi bocah ini. Memperdengarkan salawat setiap hari. Menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini dan mengajarkan kecintaan yang begitu besar pada Nabi Muhammad SAW melalui pujian-pujian tanpa henti dengan bersalawat.
Aishwa bahkan sudah terbiasa berhijab meski ia belum wajib mengenakannya karena belum baligh. Ada video lucu yang dibagikan sang ayah ketika Aishwa pergi ke dokter gigi dan tak mau melepas hijab. Ia malu jika harus melepas hijab katanya.
Subhanallah Aishwa! Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi umat yang dicintai Nabi Muhammad SAW.