Dream - Masyarakat Indonesia sangat menggemari kolak dan goreng-gorengan sebagai sajian berbuka puasa. Beda halnya dengan masyarakat Timur Tengah yang menyukai sajian ringan. Salah satunya kue Jalebi. Jalebi umumnya dikonsumsi penduduk Asia Selatan, India dan Timur Tengah. Adonannya terasa halus, dengan bentuk menyerupai saluran kue tipis usai digoreng.
Adonan Jalebi merupakan hasil fermentasi. Usai digoreng, biasanya Jalebi diberi sirup lalu disajikan hangat-hangat. Pabrik yang membuat Jalebi masih terbilang tradisional di Kota Herat, Afganistan. Saat Ramadan, Jalebi menjadi favorit masayarakat Timur Tengah untuk berbuka dan langsung diburu habis sebelum waktu berbuka. (Ism, Syarifah Aulia/Sumber: Merdeka.com)
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan