Dream - Tawuran anak sekolah adalah fenomena degradasi moral generai muda yang perlu diatasi. Apapun penyebabnya, tawuran di kalangan pelajar tak pernah dibenarkan. Apalagi jika menyebabkan pertumpahan darah di kalangan anak-anak.
Seperti peristiwa yang sempat menyeret nama sekolah SMK Bhipuri Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Pada 2018 lalu terjadi tawuran sadis di sekolah tersebut. Insiden yang terjadi di SMK Sasmita Jaya itu memakan korban jiwa dan menyebabkan luka-luka para pelajarnya.
Usai insiden berdarah itu, kini sekolah menjadi terbengkalai, menyisakan banyak barang. Berikut penampakan sekolah bekas tragedi tersebut.
Sejak adanya tragedi berdarah pada 2018, minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya di sana semakin menurun. Siswa di sana pernah mendapat ancaman hingga memilih membolos sekolah di kemudian hari. Akibatnya sekolah perlahan menjadi sepi bahkan bangunannya pun ditinggalkan. Dindingnya sangat kotor dan dipenuhi coretan mural berantakan.
Hak Cipta merdeka.comAdvertisement
HAARP, Pertemuan Prabowo-Vladimir Putin, dan 6 Gunung Erupsi

Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood


7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua

Apa Sebenarnya Gurah Itu dan Seberapa Efektif untuk Sembuhkan Tenggorokan?


Apa yang Terjadi pada Tekanan Darah Jika Sering Makan Tengah Malam

HAARP, Pertemuan Prabowo-Vladimir Putin, dan 6 Gunung Erupsi

Berapa Lama Kulkas Tetap Dingin Saat Listrik Mati? Ini Penjelasan dan Batas Amannya

Dopamine Anchoring: Cara Menurut Ahli agar Otak Mau Mengerjakan Tugas Membosankan