Cerita Asmara Abigail Sempat Merasa Dibully Guru

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 17 Januari 2020 19:30
Cerita Asmara Abigail Sempat Merasa Dibully Guru
Tak cuma guru, teman-temannya juga ikut membully.

Dream - Sahabat Dream yang melalui masa-masa sekolah dengan bahagia sudah sepantasnya bersyukur. Tak semua orang seberuntung kamu. Setidaknya ini yang dirasakan bintang film Perempuan Tanah Jahanam, Asmara Abigail.

Pengalaman kurang menyenangkan dialaminya saat menjadi mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tak hanya dirundung teman-teman kelas karena penampilannya yang berbeda, Asmara Abigail juga merasa di-bully gurunya sendiri.

" Di-bully guru. Tapi di-bully guru lebih ke akademis," cerita Asmara Abigail lewat Liputan6.com.

 

1 dari 7 halaman

Dibully fisik juga

Setelah mendapat perundungan karena nilai akademis, Asmara Abigail menceritakan teman-teman sekolahnya merundungnya karena memiliki kulit berwarna gelap.

" Tapi kalau fisik lebih sering dibully teman. Biasalah dibilang hitam. Dulu aku kurus banget. Jadi sudah kecil banget, kurus, hitam pokoknya buruk rupalah dianggapnya," ceritanya.

Keadaan tersebut membuat Asmara tidak nyaman selama menjalani masa-masa sekolah. Dia bahkan selalu berharap segera lulus dari sekolahnya itu.

 Asmara AbigailAsmara Abigail © KLY-Bayu Herdianto

 

2 dari 7 halaman

Dukungan positif dari keluarga

" Dari TK sampai SMA di sekolah yang sama. Jadi aku pengin cepat lulus SMA supaya bisa pilih kuliah yang aku mau, jurusan yang aku mau dan bertemu lingkungan baru," ia menyambung.

Pada akhirnya ia menemukan suasana yang lebih menyenangkan saat menempuh pendidikan di universitas. Ditambah, orangtua Asmara 100 persen membebaskan diri memilih jurusan kuliah.

 Asmara AbigailAsmara Abigail © KLY-Bayu Herdianto

" Orangtua memang membebaskan untuk pilih kuliah dan jurusan sesuai yang aku mau tanpa membatasi. Jadi aku menunggu bisa lulus dan say goodbye," beri tahu Asmara Abigail.

 

3 dari 7 halaman

Sadari Ada Hikmahnya

Meski memiliki cerita kelam, wanita kelahiran 3 April 1992 itu tak latas merasa down sama sekali. Dukungan positif yang selalu didapat dari keluarga dan teman-teman dekat membuatnya berusaha bangkit.

Dengan pemikiran yang semakin dewasa, Asmara kini melihat tindakan keras guru, yang dianggap bully, debfab menyinggung nilai akademis memiliki tujuan yang baik. 

 Asmara AbigailAsmara Abigail © KLY-Bayu Herdianto

Asmara kini memandang sikap gurunya itu dimaksudkan untuk memotivasinya belajar lebih giat lagi.

4 dari 7 halaman

Putri Ayudya Kini Jadi Dosen

Dream - Sukses seseorang tak lepas dari peran guru. Dari gurulah semua orang mencecap ilmu, baik di sekolah maupun pendidikan nonformal.

Itu pula yang dirasakan oleh Putri Ayudya. Menurut dia, guru merupakan salah satu figur penting dalam hidupnya. Berkat peran guru pula namanya menjadi besar di dunia perfilman Indonesia.

Dikutip dari Liputan6.com, sebelum debut di layar lebar lewat film Rock N Roll dan Guru Bangsa: Tjokroaminoto, Putri Ayudya kursus akting dan teater.

Di kelas itu, Putri Ayudya diajar Iswadi Pratama, seniman panggung yang berkiprah di dalam maupun luar negeri.

5 dari 7 halaman

Surprise

  Putri AyudyaPutri Ayudya © KLY-Bayu Herdianto

Namun siapa sangka, kini Putri Ayudya menjadi juri bersama Iswadi Pratama di sebuah festival teater di Kudus, Jawa Tengah.

Dia kini bahkan memiliki kesibukan baru menjadi dosen dalam kelas akting. Inilah alur hidup yang tidak disangka sekaligus membuat Putri Ayudya bangga.

"  Surprise banget, saya bertemu guru saya. Mas Iswadi masih aktif di teater Titi Mangsa bareng Mbak Happy Salma. Dulu saya belajar akting dari Mas Is di kelas informal di Salihara Jakarta," ungkap Putri Ayudya.

" Dulu belajar darinya. Sekarang menjuri bersama, ini kesempatan istimewa. Makanya, 2019 saya sebut tahun yang mengajak saya kembali ke titik awal dan reuni," imbuh aktris kelahiran Jakarta, 20 Mei 1988.

6 dari 7 halaman

Tawaran mengajar datang lagi

Keahliannya dalam mengajar rupanya mampu memikat institut dan murid-murid. Awalnya Mantan presenter Jejak Petualang ini mengajar acting for directors di SAE Institut Jakarta untuk satu semester.

Namun tawaran mengajar kembali datang padanya.

  Putri AyudyaPutri Ayudya © KLY-Bayu Herdianto

" Saya mengajar satu semester dan kemarin ditanya kemungkinan mengajar lagi semester depan tapi tambah kelas. Pihak SAE menanyakan apakah jadwal saya ke depan memungkinkan mengingat saya masih aktif di dunia akting," katanya.

" Saat saya mengajar, sejatinya saya sedang belajar dari murid-murid. Makin dalam mengajar, saya malah banyak belajar," imbuhnya.

7 dari 7 halaman

Pernah jadi murid, kini jadi guru

Boleh dibilang, pengalaman Putri Ayudya lengkap. Pernah jadi murid, kini jadi guru. Jangan salah, ia pun pernah memerankan guru di film Wonderful Life.

" Di situ saya beradu akting dengan Atiqah Hasiholan. Perannya terbatas, untuk memberi sudut pandang lain kepada pemeran utama dan anaknya. Dari sini saya melihat guru dengan perspektif berbeda," ceritanya.

  Putri AyudyaPutri Ayudya © KLY-Bayu Herdianto

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'