Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Rizky Billar dan Lesti Kejora Naik Helikopter

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 30 November 2022 10:39
Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Rizky Billar dan Lesti Kejora Naik Helikopter
Lesti dan Rizky Bilalr datang dengan membawa sumbangan.

Dream - Lesti Kejora bersama Rizky Billar mendatangi korban gempa Cianjur untuk memberikan sumbangan.

Untuk menuju lokasi gempa, mereka bahkan menaiki helikopter milik pengusaha Rudy Salim. Dalam postingan insta stories, nampak Rizky Billar cukup ketakutan.

Billar terus memegang paha sang istri. Sementara itu, Lesti Kejora terlihat santai bahkan tertawa melihat sang suami yang ketakutan.

Billar© instagram

" Mohon maaf itu tangan kenceng banget megang. Alasan pastiin aku aman atau enggak ahaha, padahal tekotek (takut)," kata Lesti di insta stories.

Kedatangan Lesti ke Cianjur dengan membawa bantuan sumbangan yang totalnya mencapai Rp500 juta.

rudy© instagram

Selain itu, di postingan Rudy Salim terungkap bahwa mereka juga memberikan taman bermain darurat untuk anak-anak di pengungsian.

" Sumbangan taman bermain darurat, " tulis Rudy Salim dalam postingan insta stories.

1 dari 6 halaman

Sebelumnya, Lesti Kejora ikut memberikan kekuatan bagi masyarakat Cianjur yang terkena dampak gempa bumi. Dalam postingan Instagram Story, istri Rizky Billar itu berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan.

" Innalillahi wa innalillahi rojiun, Semoga saudara-saudara kita di Cianjur diberikan kekuatan, ketabahan," tulis Lesti Kejora.

Dengan kejadian ini, ibu satu anak itu berharap orang-orang yang terdampak gempa bermagnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022 itu mendapat pertolongan dari Allah.

Lesti© instagram

" Mohon pertolonganmu ya Allah," katanya.

Begitu juga dengan sang ayah, Endang Mulyana, yang turut memberikan semangat kepada korban gempa.

" Mohon doanya untuk saudara-saudara kita korban gempa di kota Cianjur," tulis Endang Mulyana di Instagram Story.

2 dari 6 halaman

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur bertambah menjadi menjadi 162 orang. Menurutnya, korban meninggal didominasi oleh anak-anak.

" Tercatat di call center BPBD Cianjur, mohon izin menyampaikan berita buruk ada 162 orang meninggal dunia," kata Ridwan Kamil usai meninjau korban gempa di Cianjur, Senin 21 November 2022 malam.

" Mayoritas yang meninggal dunia adalah anak-anak karena kejadiannya saat anak-anak belajar di sekolah madrasah dan pesantren," imbuhnya.

Selain itu, korban luka-luka tercatat hingga pukul 20.00 WIB ada 325 orang dan pengungsi 13.784 orang.

3 dari 6 halaman

" Mayoritas korban luka patah tulang dan luka memar akibat tertimpa material bangunan," ujarnya.

Kerusakan rumah bangunan atau sebanyak 2.345 unit. Adapun kerusakan pada bangunan pendidikan yakni pondok pesantren Al Muhammadiyah, SMK Medika, MAN 2 Cianjur, SMP 1 Cianjur, SMANDA, SD Ibu Pertiwi.

Gempa juga menghancurkan tiga masjid dan delapan perkantoran seperti kantor PUPR, BPBD, Lapas Cianjur, Kantor Kejaksaan, Polres Cianjur, Dinsos dan Koni.

Tak hanya itu, jalan nasional yang menghubungkan Cianjur dengan Bogor tertimbun longsor dan lalu lintas terputus. Longsor terjadi beberapa saat setelah wilayah itu diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6.

" Ada tiga titik longsoran di Cugenang. Ada lima mobil yang terperangkap. Tapi laporan belum masuk apakah sudah terevakuasi atau belum," ujarnya.

Sementara itu, korban yang ditangani di RSUD Cimacan tercatat ada 186 orang. Dari jumlah tersebut 11 meninggal dunia.

Adapun identitas korban meninggal dunia yakni Muhammad Najib (6), Akhtar (2), Fiziar Al Faridzi (10), Kinandia (6), Supriatna (65), Zulfikar (14), Yunus Iskandar (10), Salman (10), Solehudin (40), Mr X, dan Neni Kartini (36).

" Untuk korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang dan korban meninggal juga sebagian sudah diserahkan ke keluarganya untuk di makamkan," kata Ridwan.

Sumber: liputan6.com

4 dari 6 halaman

Gempa di Cianjur Status Siaga I, Ini 3 Daerah Paling Terdampak Parah

Dream - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan meninjau lokasi pusat terjadinya gempa bumi yang mengguncang Cianjur pada Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 1 siang. Melihat dampak gempa yang terjadi di masyarakat, Ridwan menetapkan status siaga 1 untuk musibah yang terjadi.

" Gempa Cianjur ada bangunan rusak, secepatnya saya ke sana melihat kondisi. Saya turut prihatin mudah-mudahan tidak ada banyak korban harta maupun jiwa," kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin, 21 November 2022.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku belum mendapat informasi detail mengenai jumlah korban maupun bangunan yang rusak. Dia juga meminta semua pihak mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

" Kita terus waspada karena biasanya gempa saling susul menyusul. Sebelum ini dua hari lalu terjadi di Tasikmalaya, saya juga turut merasakan saat membuka Jabar Marathon. Selanjutnya harus terus diantisipasi. Biasanya hitungan hari ada tambahan. Saya minta waspada, siaga I," lanjutnya.

5 dari 6 halaman

Sebagai tindak lebih lanjut, Ridwan Kamil juga menginstruksikan Tim Jabar Quick Response(JQR) untuk berangkat lokasi kejadian bencana.

Diketahui ada lima tim yang bertugas melaksanakan proses pencarian, evakuasi dan distribusi bantuan logistik di lokasi bencana.

Terdapat tiga wilayah yang paling terdampak parah dan disebut banyak korban yakni Kecamatan Cugenang, Warung Kondang dan Pacet Cipanas.

" Lima tim telah berangkat ke Kabupaten Cianjur, Saat ini kami masih mengumpulkan data dari lapangan dengan metode rapid asesmen," ujar Manager Operasional JQR Nizar Ilyasa.

6 dari 6 halaman

Upaya lainnya untuk membantu penangan adalah mengumpulkan relawan dengan kapasitas dan skill khusus.

" Dampak gempa sangat besar, membutuhkan banyak relawan yang memiliki skill pertolongan, yang di Bandung bisa berkumpul di GOR Saaparua," ucapnya.

Gempa Cianjur terjadi pada pukul 13.21 WIB. Guncangan pun sampai terasa di wilayah Jabodetabek. 

Gempa berkekuatan magnitudo 5.6 itu membuat bangunan baik rumah maupun gedung juga sarana umum lainnya mengalami kerusakan. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ini dan ratusan lainnya luka-luka.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar