Natasya Rizky Dan Ben Kasyafani Dalam Talkshow Pengajian Akbar Februari Yang Digelar Hijabers Community Bandung (HCB) Di Grand Hotel Universal, Bandung, Minggu (21/2).
Dream- Natasya Rizky semakin mantap mengenakan hijab. Tak hanya pakaian, saat berperan di sebuah sinetron, Natasha juga tegas menolak beradegan berpelukan atau bersentuhan wajah.
Namun diakui aktris yang akrab disapa Aca ini, semakin banyak sinetron yang mau mengerti aktris berhijab. Kondisi ini membuat mantan Gadis Sampul 2008 ini tidak menemukan tantangan berarti selama berhijab.
“ Tantangan tidak ada. Sekarang sudah banyak sinetron yang menerima aktris berhijab,” katanya, dalam talkshow Pengajian Akbar Februari yang digelar Hijabers Community Bandung (HCB) di Grand Hotel Universal, Bandung, Minggu (21/2).
Agar bisa bekerja sesuai dengan keyakinan, Aca mengaku selalu mempelajari adegan demi adegan yang akan diperankannya. Jika ada adegan yang dianggap bertentangan dengan kayakinan, ia akan membicarakannya dengan sutradara.
" Aku tak mau adegan pelukan atau kalau ada adegan nikahan kan suka ada sun jidat, aku tak mau lakukan itu. Tapi mereka juga mau terima itu, aku ngomong ke sutradaranya dan dia setuju," tuturnya.
Menurutnya, dunia entertainment sudah mulai memahami prinsip-prinsip yang dijalankan seorang entertainer. “ Aku punya suami dan sudah berhijab dan mereka mau hargai itu,” katanya.
Ia yain berhijab atau menjalankan syar`i dalam berbusana tidak akan menutup pintu rezeki. Setelah berhijab, Aca justru bersyukur bisa menjadi brand ambassador Wardah. “ Alhamdulillah (rezeki) bagus,” kata perempuan yang kini mengandung anak yang kedua.
Meski diakui Aca, keputusannya berhijab pada awalnya memang terasa berat. Apalagi dirinya saat ini masih perempuan lajang.
“ Aku sih orangnya tidak mau ambil pusing. Sejauh ini apa yang aku tahu tentang Islam ya jalanin. Yang tidak tahu ya nanya-nanya berusaha cari tahu. Soal pandangan orang ya sudah tidak usah ambil pusing,” katanya.
Ben Kasyafani menyetujui pendapat Aca, bahwa saat ini makin banyak production house yang mendukung atau memahami prinsip keagamaan artis.
“ Banyak production house yang mendukung itu. Mereka sudah tahu kewajiban-kewajiban kita sebagai muslim. Banyak yang support agar kita tetap di koridor syariat,” timpalnya.
Ia menambahkan, soal rezeki sudah ada yang ngatur. Selain itu, rezeki juga tergantung doa. “ Soal rezeki, doa kita bisa dikabul bisa ditunda,” katanya.
Laporan: Iman Herdiana/ Merdeka.com Bandung