Sumber Foto Ulfa
Dream - Titi Kamal kembali menjajal voklanya setelah lama vakum dari dunia tarik suara. Keberanian Titi muncul setelah datang tawaran dari vokalis Debu, Mustafa, yang memintanya menyanyikan lagu religi dengan iringan orkestra.
Titi pun melakukannya dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam acara `aMaulid, The Gift Of The Rose', hari ini, Selasa 19 Januari 2016 di kawasan Jakarta Selatan.
" Awalnya ketemu Mustafa (Vokalis Debu), terus dia nawarin dan langsung aku iyain. Aku nyanyi satu lagu selawat badar, ini untuk pertama kalinya," kata Titi.
Diakui Titi dirinya begitu tertarik dengan peringatan Maulid tersebut yang mengusung konsep ceramah dan tausiah.
" Aku seneng dan bangga banget ikut memperingati maulid Nabi. Dan disini juga ada tokoh agama, ada Opick dan Hadad Alwi juga. Jadi rame dan seru," tutur wanita kelahiran Jakarta, 7 Desember 1981 ini.
Saat tampil di hadapan banyak orang, Titi mengaku merasa canggung dan kaku karena sudah lama vakum dari aktivitas bernyanyi sejak melahirkan buah cintanya dengan Christian Sugiono.
" Juna lahir dua tahun lalu, kan aku sudah enggak nyanyi ya jadi canggung banget dan deg-degan. Sampai aku panggil guru vokal untuk acara ini biar hasilnya bagus," ujar pemilik nama Kurniaty Kamalia.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah