Ifan Seventeen Didatangi Dylan dalam Mimpi

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 30 Desember 2018 17:57
Ifan Seventeen Didatangi Dylan dalam Mimpi
Ifan masih merasakan rindu yang berat terhadap almarhumah istrinya.

Dream - Kepergian istri tercinta, Dylan Sahara, meninggalkan kesedihan yang mendalam pada Riefian Fajarsyah. Pria yang akrab dikenal dengan Ifan Seventeen ini merasakan kerinduan yang sangat pada sang istri yang begitu dicintainya. 

Sampai-sampai, dia mengaku didatangi sang istri lewat mimpi. Hal itu terjadi tepat sepekan usai Dylan meninggal dalam bencana tsunami Anyer, Banten. 

Ifan mengungkapkan hal itu di menu story pada Instagramnya, @ifanseventeen

 Unggahan Ifan Seventeen

Ifan mengunggah foto saat bersama Dylan di luar negeri. Dalam foto tersebut, Dylan tampak merangkul Ifan dengan mesra.

Sebagai seorang suami, wajar jika Ifan merasa sangat terpukul. Kendati demikian, Ifan tetap merasa bersyukur dengan kedatangan Dylan.

" Alhamdulillah tadi malem dikasi mimpi ketemu kamu sayang @dylan_sahara Allah Maha Baik," tulisnya.

1 dari 6 halaman

Terungkap, Hal Pilu yang Dipendam Ifan Seventeen Usai Dylan Sahara Berpulang

Dream - Wajah Ifan Seventeen selama ini terlihat tegar menerima kepergian sang istri, Dylan Sahara, dan tiga personil bandnya. Orang-orang terdekat pria bernama lengkap Riefian Fajarsyah ini berpulang setelah tak bisa menyelematkan diri dari terjangan tsunami Banten pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Di balik ketegaran Ifan, saudara kembarnya, Riedhan Fajarsyah mengungkapkan kabar mengejutkan.

Riedhan mengatakan Ifan sebetulnya sangat terpukul dengan musibah yang dialaminya. Namun dia berusaha tidak menunjukan kesedihannya di depan publik.

“ Pasti terpukul lah. Tapi Ifan itu di keluarga adalah sosok yg paling tegar. Itu dari dulu,” kata Riedhan saat ditemui Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Sebagai anak kembar dan sangat mengenal karakter saudaranya, Riedhan merasakan apa yang dialami Ifan.  Jika bersedih seperti saat ini, Lanjut Riedhan, Ifan cenderung tak mau terlihat lemah.

“ Mungkin kalau di depan orang-orang dia bisa kuat. Cuma di depan saya, depan mama, dia cerita gak kuat sendiri,” ujarnya.

Disinggung perihal Ifan yang masih bisa tersenyum di hadapan publik meski musibah berat menderanya, Riedhan mengatakan, saudara kembarnya memang memiliki sifat ramah. 

“ Saya nggak pernah lihat dia marah. Yang selalu saya lihat itu senyum. Jarang saya, bahkan nggak pernah dengar kata-kata yang keluar dari dia itu menyakitkan hati orang lain. Orang yang sangat baik ya,” imbuhnya.(Sah)

2 dari 6 halaman

Kiriman 1,4 Ton Rendang Untuk Korban Pengungsi Tsunami

Dream - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, memberikan bantuan sebanyak 1,4 ton rendang untuk para pengungsi korban tsunami Banten di Anyer dan Lampung.

Rendang tersebut dibagi menjadi dua. Sebanyak 600 kilogram untuk Provinsi Lampung dan 800 kilogram untuk Provinsi Banten.

Nasrul mengatakan, bantuan rendang diberikan untuk pengungsi yang menetap di Kantor Gubernur Lampung dan Kalianda, Lampung Selatan.

" Rendang ini kita serahkan untuk membantu para pengungsi yang ada di Kantor Gubernur Lampung dan di Lampung Selatan. Total semuanya 600 kg," paparnya seperti dilansir dari Liputan.com.

Menurut Nasrul, rendang merupakan makanan khas Sumatera Barat yang tahan lama. Sehingga cocok diberikan kepada para pengungsi sebagai bahan pangan bergizi.

Selain rendang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga memberikan bantuan berupa uang tunai.

" Kita akan berikan bantuan uang tunai kepada para pengungsi yang ada di Provinsi Lampung, khususnya korban yang terkena dampak paling parah. Sedangkan untuk tenaga medis akan dikirimkan bila sangat diperlukan," ungkapnya.

3 dari 6 halaman

Detik-detik Mendebarkan Kembaran Ifan Seventeen Lolos dari Maut Tsunami Banten

Dream - Ifan Seventeen menjadi satu-satunya personil Seventeen yang selamat dari terjangan gelombang tsunami Banten yang menerjang Pantai Tanjung Lesung pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Tak hanya Ifan, saudara kembarnya, Riedhan Fajarsyah yang juga hadir di tempat kejadian selamat dari amukan laut Selat Sunda. Sama seperti Ifan, Riedhan juga harus bertaruh nyawa agar selamat dari gelombang tersebut.

Riedhan menceritakan jika di hari nahas tersebut dia bersama personil Seventeen tengah bersantai dengan berenang di villa tempat mereka menginap. Kegiatan santai itu dilakukannya saat Magrib menjelang. 

“ Sebelum magrib saya ngobrol sama Andi, Herman, Bani di kolam renang, waktu itu kita berenang magrib," kenang Riedhan saat ditemui di Kawasan kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Desember 2018.

Saat magrib menjelang, Road Manager Seventeen Oki Wijaya menghampiri mereka dan mengingatkan jadwal manggung yang akan berlangsung sekitar jam 8 malam. 

" Tolong bangunin Ifan gitu di atas,” kata Riedhan menirukan permintaan mendiang Oki hari itu.

Panik Sampai Tak Bisa Teriak

Mendengar penjelasan Oki, Riedhan yang mengajak serta keluarganya segera bergegas menyusul personil Seventeen yang bersiap untuk manggung.

Namun Riedhan tak bisa langsung bergegas karena harus menunggu istri Ifan, Dylan Sahara yang tengah berdandan. Setelah semua siap, Riedhan akhirnya berjalan mendekati panggung dimana Seventeen telah beraksi. 

Suasana terlihat masih normal saat Seventeen bersiap menyanyikan lagu kedua berjudul Jaga Selalu Hatimu usai memperkenalkan satu per satu anggota personilnya.

Malang, saat memperkenalkan sang drummer Seventeen, Andi, ombak tsunami menerjang panggung. 

Riedhan yang melihat ombak menghancurkan panggung langsung refleks berlari menyelamatkan diri. 

“ Saking cepatnya pas saya melihat itu (ombak) saya nggak sempet teriak. Jadi saking cepet arusnya saya nggak sempet teriak jadi lari," katanya. 

4 dari 6 halaman

Inilah Lokasi Penemuan Jasad Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen

Dream - Dylan Sahara istri Ifan Seventeen ikut menjadi korban dalam bencana tsunami Anyer. Jenazah Dylan pun baru ditemui dua hari setelah tsunami menghancurkan beberapa wilayah pesisir pantai di provisi Banten itu pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Ifan menceritakan jasad sang istri cukup lama ditemukan karena posisinya berada di dalam ruang bawah tanah di samping kolam renang hotel.

" Itu kebetulan (acara) ada di pinggir pantai. Posisinya ada panggung di ruang terbuka, di pinggir pantai dan ada kolam renang. Nah di dekat kolam renang ada ruangan yang agak ke bawah untuk menyedot air kolam," kata Ifan Seventeen dalam siaran langsung bersama Tv One, Rabu, 26 Desember 2018.

Menurut Ifan lokasi penemuan jasad Dylan memang sulit dijangkau saat proses evakuasi dimulai. Alhasil, jasad sang istri baru bisa ditemukan dua hari usai tsunami Banten. 

Meski dekat dengan lokasi vila, Ifan menjelaskan, ruang bawah tanah itu tertutup bangunan lain. Ruang itu juga tertutup oleh kayu, batu dan berbagai benda yang terseret bersama gelombang tsunami.

Posisi itu menyebabkan tim pencari kesulitan mencari korban di dalam ruangan itu.

" Jadi ya proses penemuan jenazahnya sendiri bisa dibilang paling belakangan," katanya.

Tak hanya Dylan, di ruang tersebut tim evakuasi juga menemukan jasad drummer Seventeen Andi yang juga terseret ke dalam ruangan itu.

" Andi drummer Seventeen juga keseret di ruangan itu. Kalau ngga salah ada tiga orang yang keseret di situ," katanya.(Sah)

5 dari 6 halaman

Inilah Lokasi Penemuan Jasad Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen

Dream - Dylan Sahara istri Ifan Seventeen ikut menjadi korban dalam bencana tsunami Anyer. Jenazah Dylan pun baru ditemui dua hari setelah tsunami menghancurkan beberapa wilayah pesisir pantai di provisi Banten itu pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Ifan menceritakan jasad sang istri cukup lama ditemukan karena posisinya berada di dalam ruang bawah tanah di samping kolam renang hotel.

" Itu kebetulan (acara) ada di pinggir pantai. Posisinya ada panggung di ruang terbuka, di pinggir pantai dan ada kolam renang. Nah di dekat kolam renang ada ruangan yang agak ke bawah untuk menyedot air kolam," kata Ifan Seventeen dalam siaran langsung bersama Tv One, Rabu, 26 Desember 2018.

Menurut Ifan lokasi penemuan jasad Dylan memang sulit dijangkau saat proses evakuasi dimulai. Alhasil, jasad sang istri baru bisa ditemukan dua hari usai tsunami Banten. 

Meski dekat dengan lokasi vila, Ifan menjelaskan, ruang bawah tanah itu tertutup bangunan lain. Ruang itu juga tertutup oleh kayu, batu dan berbagai benda yang terseret bersama gelombang tsunami.

Posisi itu menyebabkan tim pencari kesulitan mencari korban di dalam ruangan itu.

" Jadi ya proses penemuan jenazahnya sendiri bisa dibilang paling belakangan," katanya.

Tak hanya Dylan, di ruang tersebut tim evakuasi juga menemukan jasad drummer Seventeen Andi yang juga terseret ke dalam ruangan itu.

" Andi drummer Seventeen juga keseret di ruangan itu. Kalau ngga salah ada tiga orang yang keseret di situ," katanya.(Sah)

 

6 dari 6 halaman

SMS Terakhir Dylan Sahara yang Tak Disadari Ifan

Dream - Ifan Seventeen tengah dirudung kesedihan. Ditinggal tiga rekan bandnya, pria bernama asli Riefian Fajarsyah ini harus kehilangan sang istri, Dylan Saharayang terseret ombak tsunami Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018 lalu. 

Satu hari usai pemakaman, Ifan baru menyadari jika ada pesan tak biasa yang disampaikan istrinya sebelum musibah tsunami Banten terjadi. Firasat itu baru diketahui dari kalimat dalam pesan singkat (SMS) kiriman mendiang. 

Menurut Ifan, komunikasi yang dilakukannya dengan Dylan biasanya dilakukan melalui aplikasi pesan untuk bertukar kabar atau hanya sekadar obrolan singkat sepasang suami-istri. Namun di hari jelang kejadian, ada pesan SMS tak biasa yang disampaikan Dylan.

" Biasanya kita ngobrol lewat whatsapp kalau gak bisa ngomong langsung. Misalnya, 'makan yuk' atau 'pulang yuk' atau 'kita mau kemana?' gitu ya. Lebih bersifat conversation," kata Ifan seperti dikutip Dream dari percakapannya sebagai bintang tamu dalam tayangan Live TV ONE.

Namun di hari nahas itu, Ifan merasakan ada perbedaan dalam sikap Dylan. Salah satunya adalah sang istri sempat mengirim pesan singkat berisi kerinduannya kepada Ifan.

Pesan itu dirasakan janggal oleh Ifan karena mereka berdua sebenarnya sedang berada di satu lokasi yang sama.

" Nah, hari itu dia gak ada whatsapp apa-apa. Cuma whatsapp 'i miss you' gitu aja. Aku juga gak tahu apa yang terjadi kok deket tapi bilangnya 'i miss you?'" ujarnya.

Baru beberapa hari usai musibah yang dialaminya, Ifan baru enyadari jika kalimat itu merupakan ucapan terakhir yang dilontarakan Dylan untuk Ifan.

" Tapi aku gak begitu ini, gak begitu apa (aneh). Maksudnya ya udahlah. Apa sih, aneh aja gitu," kata Ifan.(Sah)

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie