Cerita Mengerikan Ade Jigo: Terbawa Tsunami, Masuk Ruangan, Lalu...

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 5 Januari 2019 10:02
Cerita Mengerikan Ade Jigo: Terbawa Tsunami, Masuk Ruangan, Lalu...
Saat kejadian dia sedang menyaksikan band Seventeen bersama istri dan kedua anaknya.

Dream - Ade Jigo menceritakan detik-detik mendebarkan saat selamat dari tsunami yang menghantam sebagian wilayah Banten pada 22 Desember 2018 lalu.

Menurut dia, saat kejadian dia sedang menyaksikan band Seventeen bersama istri dan kedua anaknya.

Namun tiba-tiba air gelombang tsunami sekitar dua meter datang dan menghamtam panggung. Seluruh penonton yang sedang asyik menikmati musik Seventeen kocar-kacir. Termasuk Ade. 

Ade jinggo© Ade jinggo

Foto : @adejigo

" Saya lari, orang udah banyak yang teriak air-air. Lari lima langkah saya udah kegulung (sama air). Saya sama anak saya pelukan gimana caranya saya selamat," kata Ade saat di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis 3 Januari 2019.

Setelah itu, Ade dan anaknya sempat masuk ke suatu ruangan yang sudah banyak korban di dalamnya. Sampai akhirnya dia bisa meraih sebuah tali yang digunakan untuk berpegangan.

" Saya megang tali, itu tali melintas persis depan saya, kencang talinya. Kemudian saya ambil tali untuk naik ke permukaan biar anak saya bisa bernafas karena memang lama di dalam air sama saya, saya pun naik ke atas, saya pegang plafon atasnya itu ternyata tembok," kata dia. 

1 dari 3 halaman

Mendengar Orang Ceramah di dalam Air

Meski posisi dalam keadaan ketakutan dan panik, namun kata Ade yang berada di dalam ruangan itu tak ada satupun yang menangis dan meminta pertolongan. Dia justru mendengarkan orang seperti sedang ceramah di dalam ruangan tersebut.

" Saya nggak dengar namanya orang nangis, orang minta tolong, orang jerit, orang teriak pun nggak ada. Yang saya dengan cuma orang banyak berdoa, banyak istighfar sama orang kaya ceramah, itu yang saya dengar, itu ada laki-laki dan perempuan kaya orang cermaah," tuturnya. 

 

 

2 dari 3 halaman

Pintu Ruangan Terbuka

Setelah cukup lama berada dalam ruangan itu, tiba-tiba pintu yang tadi tertutup langsung terbuka. Dia akhirnya bersama anaknya bisa keluar dan selamat.

" Nggak lama pintu kebuka tapi ke dalam melawan arus, ya secara nalar nggak masuk akal, harusnya pintu kebuka keluar. Ini melawan arus karena air kan dari dalam kan," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Terheran

Tapi yang membuatnya terheran-heran, saat pintu ruangan tersebut terbuka, orang-orang yang terjebak di air ruangan tersebut tidak panik. Bahkan kata Ade, orang-orang itu tidak berebut keluar untuk menyelamatkan diri.

" Kalau orang udah takut, udah panik, itu berebutan kan (keluar lewat pintu), ini nggak. Satu antri, bapak yang pertama tuh di depan saya lihat dia keluar baru saya yang kedua," ujarnya. (ism)

Beri Komentar