Aktor Tampan Hollywood Tak Terima Islam Disebut `Agama Mafia`

Reporter : Eko Huda S
Senin, 6 Oktober 2014 12:32
Aktor Tampan Hollywood Tak Terima Islam Disebut `Agama Mafia`
Affleck menekankan bahwa Islam tak seburuk apa yang ada dalam pikiran Harris. Radikalisme Islam tidaklah mewakili pandangan mayoritas muslim di dunia.

Dream - Perdebatan sengit tentang Islam terjadi pada acara 'Real Time with Bill Maher' di saluran televisi HBO. Dalam acara yang digelar pada Jumat pekan lalu itu, aktor sekaligus produser Hollywood, Ben Affleck, beradu argumen sengit dengan pembawa acara, Bill Maher, dan seorang penulis yang menjadi panelis dalam acara itu, Sam Harris.

Dalam perdebatan itu, mulanya Harris mengatakan bahwa liberalisme telah gagal ditegakkan. Liberalisme, kata Harris, memperjuangkan kebebasan berbicara, kebebasan menjalankan praktik agama tanpa rasa takut, dan kesetaraan perempuan serta kaum minoritas.

" Tapi ketika Kamu berbicara kekurangan dunia muslim, maka mereka akan marah," ujar Harris sebagaimana dikutip dari New York Daily, Senin 6 Oktober 2014. " Liberal telah menggagalkan kita," tambah dia.

" Terima kasih Tuhan, Engkau berada di sini," kata Affleck menanggapi pernyataan Maher. " Apakah Kamu orang yang paham doktrin Islam yang sebenarnya?" tanya dia kepada Harris.

" Saya benar-benar paham atas topik ini," jawab Harris.

Affleck menekankan, Islam tak seburuk apa yang ada dalam pikiran Harris. Radikalisme Islam tidaklah mewakili pandangan mayoritas muslim di dunia.

Mendengar pendapat itu, Maher yang menjadi pemandu acara bertanya, mengapa Affleck sangat tidak sepakat dengan pendapat Harris itu. " Karena ini kotor, karena rasis, dan menjijikkan," jawab Affleck.

" Islam saat ini merupakan penuh dengan ide buruk," tutur Harris, penulis buku The End of Faith, mencoba menjelaskan pandangannya.

 Aktor Tampan Hollywood Tak Terima Islam Disebut Agama Mafia

Bil Maher dan Sam Harris

" Itu pendapat yang buruk untuk disampaikan," balas Affleck. " Bagaimana dengan sekitar satu miliar orang, yang tidak fanatik, yang tidak menghukum perempuan, yang hanya ingin pergi ke sekolah, makan sandwich, salat lima waktu sehari, dan tidak melakukan apapun seperti apa yang kamu katakan tentang semua muslim?" tambah dia.

" Itu tidak benar Ben. Kamu mengatakan, gagasan yang menyebut seseorang harus dibunuh jika mereka meninggalkan agama Islam hanya dimiliki sedikit apel yang busuk?" tanya Maher.

" Orang yang benar-benar percaya, harus membunuh seseorang yang tidak menghormati keyakinan Islam bukanlah mayoritas muslim," jawab Affleck. Harris menyatakan sependapat dengan Maher.

" Ini (Islam) hanyalah agama yang bertindak seperti mafia yang akan membunuh kamu jika kamu berkata salah, menggambarkan yang salah, atau menulis buku yang salah," tutur Maher.

Affleck mengatakan memang ada unsur ketakutan. Namun dia yakin umat muslim tetap akan membela apa yang dianggap benar. " Apa solusi Kamu? Hanya mengutuk Islam? Kita telah membunuh lebih banyak muslim daripada mereka membunuh kita dengan jumlah yang banyak," ujar Affleck.

" Tuhan mengutuk mereka yang mencoba memakan satu sama lain," tambah Affleck mengakhiri pendapatnya. Dalam akhir acara, Maher menyimpulkan bahwa mereka sepakat untuk tidak sepakat atas topik ini. (Ism)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-