Ilustrasi Boeing 737 (Foto: Shutterstock)
Dream - Manajemen Boeing akhirnya meminta maaf dengan terjadinya dua kecelakaan tragis di Ethiopia dan Indonesia yang melibatkan salah satu pesawat terlarisnya, Boeing 737-Max. Permohonan maaf itu disampaikan secara terbuka oleh CEO Boeing, Dennis Muilenburg.
" Kami minta maaf atas sejumlah nyawa yang hilang," kata Dennis, dilaporkan CNN, Jumat, 5 April 2019.
Dennis mengatakan, tragedi-tragedi yang terjadi pada pesawat jenis Boeing 737 Max terus menjadi beban di hati dan pikiran.
" Kami berbela sungkawa atas orang-orang yang dicintai, para penumpang dan awak di atas pesawat Lion Air Flight 610 dan Ethiopian Airlines penerbangan 302," ujar dia.
Dalam permintaan maaf yang disampaikan, Dennis mengatakan, kecelakaan pesawat menjadi bagian besar dalam industri penerbangan Boeing. Peristiwa itu kembali terulang di akibat 737 Max.
" Dan kita tahu kita dapat memutus rantai dalam dua kecelakaan ini," ucap dia.
Dennis mengakui kesalahan fungsi maneuvering characteristics augmentation system (MCAS) di 737 Max. Dia berharap dapat menghilangkan risiko ini.
" Kami memilikinya dan kami tahu bagaimana melakukannya," ucap dia.
Boeing sedang mengerjakan perubahan pada perangkat lunak sistem 737 Max. Perusahaan mengakui kesamaan antara dua kecelakaan yang menimpa Lion Air dan Ethiopian Airlines dan mengakui peran sistem MCAS.
" Laporan pendahuluan berisi informasi perekam data penerbangan yang mengindikasikan pesawat memiliki sudut input sensor serangan yang keliru yang mengaktifkan fungsi MCAS selama penerbangan, seperti saat penerbangan Lion Air 610," kata Boeing.
" Untuk memastikan aktivasi MCAS yang tidak diinginkan tidak akan terjadi lagi, Boeing telah mengembangkan dan berencana untuk merilis pembaruan perangkat lunak untuk MCAS dan program pelatihan pilot komprehensif yang terkait dan program pendidikan tambahan untuk 737 Max."
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?

Kerangka Berusia 3.500 Tahun dari Vietnam Mengungkap Asal-Usul Sifilis

'First Night Effect': Alasan Ilmiah Kenapa Sulit Tidur Nyenyak di Malam Pertama Tempat Baru

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?