AS Berencana Kirim Helikopter `Supercanggih` ke Mars

Reporter : Eko Huda S
Senin, 26 Januari 2015 14:00
AS Berencana Kirim Helikopter `Supercanggih` ke Mars
Rencana itu muncul setelah robot yang mereka kirim ke Planet Merah dianggap terlalu lama untuk mendapatkan data-data.

Dream - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana mengirim helikopter ke Mars. Rencana itu muncul setelah robot yang mereka kirim ke Planet Merah dianggap terlalu lama untuk mendapatkan data-data.

Dikutip Dream dari News.com.au, Senin 26 Januari 2015, saat ini Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA tengah melakukan cara untuk mengirim drone yang disebut " Mars Helicopter" ke Mars.

Robot yang dikirim ke Mars, seperti Curiosity, memang telah menemukan sejumlah data dari permukaan planet tersebut. Namun para ilmuwan AS merasa robot itu memerlukan banyak waktu untuk bergerak dari tempat yang satu ke tempat lainnya.

Permukaan Mars sangat tidak merata, memiliki banyak pegunungan dan lembah yang membuatnya sulit untuk dilintasi sebuah rovers. Kondisi inilah yang perlu dicarikan solusinya, yaitu sebuah pesawat tak berawak.

Pesawat tanpa awak ini diproyeksikan mampu mengarungi permukaan Mars tiga kali lipat dari jarak yang bisa ditempuh robot-robot yang dikirim ke Mars saat ini.

Helikopter ini akan terbang dan mendarat di permukaan Mars memotret tanah dan mengirimkan datanya ke para ilmuwan yang berada di Bumi. Gambar dari helikopter juga bisa dipelajari untuk menemukan fitur yang diinginkan, sehingga tim NASA bisa melihat secara lebih rinci.

Cara ini dinilai akan menjadi pilihan yang jauh lebih bagus untuk mendapatkan gambar daripada yang diperoleh alat-alat yang sudah dikirim ke Mars, seperti Reconnaissance Orbiter dengan kamera HiRISE, yang berada sekitar 240 kilometer di atas permukaan Mars.

Namun, rencana ini bukan tanpa hambatan. Sejumlah kemungkinan rintangantengah dibahas saat ini. " Ada tantangan berat jenis atmosfer sangat rendah," kata Bob Balaram, ilmuwan JPL.

" Helikopter itu harus otonom dalam hal bisa terbang dan memelihara kestabilan penerbangan," lanjut dia. Saat ini, prototipe helikopter tanpa awak ini masih dalam tahap uji coba.

Baca Juga:
 (Ism)

Beri Komentar