Bacaan Doa Terhindar dari Penyakit Ain, Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Rasa Iri Dengki

Reporter : Arini Saadah
Sabtu, 20 Agustus 2022 06:01
Bacaan Doa Terhindar dari Penyakit Ain, Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Rasa Iri Dengki
Penyakit ain disebabkan oleh pandangan mata.

Dream – Penyakit ain merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan secara medis. Penyebab penyakit ain ini berasal dari perasaan hati yang dipenuhi sifat iri, dengki, kebencian, bahkan kekaguman berlebihan yang membuat seseorang tak bisa membedakan lagi baik dan buruk.

Dalil tentang penyakit ain telah disampaikan oleh Rasulullah SAW yang ucapannya dituliskan dalam hadist yang diriwayatkan perawi terkenal. “ Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ain itu yang bisa.” (HR. Muslim)

Penyakit ain yang juga bisa dialami anak-anak disebabkan oleh pandangan mata. Syaikh Abdurrahman bin Hasan menyebutkan dalam Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid bahwa, “ Seorang yang memandang, menimbulkan gangguan pada yang dipandangnya.”

Jika orang di sekitarmu atau bahkan dirimu terkena penyakit ain, maka lakukan pengobatan dan doa untuk mengusir penyakit ain. Lantas bagaimana bacaan doa terhindar dari ain? Berikut Dream rangkum dari berbagai sumber tentang doa terhindar dari penyakit ain yang perlu dibaca.

1 dari 6 halaman

Apa itu Penyakit Ain?

Sebelum mengetahui doa terhindar dari ain, ketahui juga penyebab dan cara mengobatinya. Sebab penyakit ain sering terjadi dan disaksikan oleh banyak orang. Ketika didapati adanya orang-orang yang mendadak sakit tanpa sebab yang jelas, bahkan dokter pun tidak dapat mendiagnosis penyakitnya. Kemungkinan besar kondisi tersebut adalah penyakit ain.

Dari Aisyah radhiallahu ’anha, ia berkata: " Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain.” (HR. Muslim no.2195)

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: " Sebab paling banyak yang menyebabkan kematian pada umatku setelah takdir Allah adalah ain.” (HR. Al Bazzar dalam Kasyful Astar, dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no.1206)

2 dari 6 halaman

Penyebab Penyakit Ain

Penyebab penyakit ain adalah rasa iri dan dengki terhadap nikmat orang lain. Orang yang memiliki kedengkian terhadap orang lain, lalu memandang orang tersebut dengan pandangan iri, maka bisa menyebabkan penyakit ain.

Al-Lajnah Ad-Daimah menjelaskan, “ Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam untuk meminta perlindungan dari orang yang hasad. Dalam Al-Quran: “ (QS. Al Falaq: 5) … dan dari keburukan orang yang hasad." Maka setiap orang yang menyebabkan penyakit ain mereka adalah orang yang hasad, namun tidak semua orang yang hasad itu menimbulkan ‘ain.” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271)

Kekaguman pada sesuatu juga bisa menyebabkan penyakit ain. Dalam hadits dari Abu Umamah bin Sahl, ia berkata:

“ Suatu saat ayahku, Sahl bin Hunaif, mandi di Al-Kharrar. Ia membuka jubah yang ia pakai, dan Amir bin Rabi'ah ketika itu melihatnya. Dan Sahl adalah seorang yang putih kulitnya serta indah. Maka Amir bin Rabi’ah pun berkata: “ Aku tidak pernah melihat kulit indah seperti yang kulihat pada hari ini, bahkan mengalahkan kulit wanita gadis”. Maka Sahl pun sakit seketika di tempat itu dan sakitnya semakin bertambah parah. Hal ini pun dikabarkan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam, “ Sahl sedang sakit dan ia tidak bisa berangkat bersamamu, wahai Rasulullah”. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam pun menjenguk Sahl, lalu Sahl bercerita kepada Rasulullah tentang apa yang dilakukan Amir bin Rabi’ah.

Maka Rasulullah Shallallahu ’alaihi Wasallam bersabda, “ Mengapa seseorang menyakiti saudaranya? Mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan? Sesungguhnya penyakit ain itu benar adanya, maka berwudhulah untuknya!”.

Amir bin Rabi’ah lalu berwudhu untuk disiramkan air bekas wudhunya ke Sahl. Maka Sahl pun sembuh dan berangkat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’ dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah)

3 dari 6 halaman

Cara Mengobati Penyakit Ain

Meski tidak dapat disembuhkan secara medis, penyakit ain tetaplah bisa disembuhkan atas izin Allah SWT.

“ Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At-Taghabun: 11)

Apabila orang yang terkena penyakit ain bertawakal kepada Allah sepenuhnya, maka Dia akan menyembuhkannya.

“ Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah pasti Allah akan penuhi kebutuhannya.” (QS. Ath Thalaq: 3)

Adapun cara untuk mengobati penyakti ain adalah:

1. Mandi dari air bekas mandi orang yang menyebabkan ain

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda: “ Ain itu benar adanya. Andaikan ada perkara yang bisa mendahului takdir, maka itulah ‘ain. Maka jika kalian mandi, gunakanlah air mandinya itu (untuk memandikan orang yang terkena ain).” (HR. Muslim)

2. Mandi dari air bekas wudhu orang yang menyebabkan ain

Dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda, “ Dahulu orang yang menjadi penyebab ain diperintahkan untuk berwudhu, lalu orang yang terkena ‘ain mandi dari sisa air wudhu tersebut.” (HR Abu Daud)

4 dari 6 halaman

3. Melakukan Ruqyah

Dari Asma bintu Umais, ia berkata, “ Wahai Rasulullah, Bani Ja’far terkena penyakit ain, bolehkah kami minta mereka diruqyah? Nabi menjawab: " Iya boleh." Andaikan ada yang bisa mendahului takdir, itulah ain.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Aisyah ra berkata, “ Ketika Rasulullah SAW merasakan sakit, Malaikat Jibril meruqyahnya dengan doa “ bismillahi yubriika, wa min kulli daa-in yasyfiika, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin." (Dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ain)” (HR. Muslim)

5 dari 6 halaman

Doa Terhindar dari Ain

Selain melakukan cara-cara di atas, terdapat doa terhindar dari penyakit ain yang perlu dibaca agar sembuh dan terhindar darinya. Doa ini pernah dibaca oleh malaikat Jibril saat Rasulullah terkena penyakit ain.

Dari hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Malaikat Jibril meruqyah Rasulullah SAW dengan membaca doa:

Bismillahi yubriika, wa min kulli daa-in yasyfiika, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin.

Arti doa:

“ Dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ain.”

Sementara itu, berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, untuk bisa sembuh dari penyakit ain, Rasulullah SAW meminta istrinya, Aisyah, meruqyahnya dengan doa ini.

Imsahil ba'sa rabban nasi biyadikasy syifau la kasyifa lahu illa anta.

Artinya:

" Ya Allah, hilangkanlah penyaki ini, ya Tuhan manusia, hanya di tangan-Mu kesembuhan, tiada yang dapat menghilangkan penyakit kecuali Engkau."

6 dari 6 halaman

Doa Terhindar dari Ain Lainnya

Menurut para ulama dari kalangan nahdhiyyin, berikut bacaan doa terhindar dari ain yang perlu diketahui:

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ

U‘idzuka bikalimatillahit tammati min kulli syaithanin, wa hammatin, wa min kulii ‘ainin lammah. Allahumma barik fihi, walaa tadhurrah.

Artinya:

“ Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”

Demikian itulah bacaan doa terhindari dari ain. Semoga Sahabat Dream terhindar dari penyakit berbahaya namun sulit disembuhkan ini. Dengan kepasrahan dan ketulusan saat berdoa kepada Allah, penyakit apapun dapat disembuhkan atas izin-Nya. Termasuk menyembuhkan penyakit ain.

Beri Komentar