(Foto: Instagram.com/tasyakamila)
Dream - Tiap kali melihat sosok Tasya Kamila, bayangan kita pasti selalu terbawa pada sosok gadis imut pelantun 'Libur Telah Tiba'? Citra sebagai artis cilik memang sulit hilang dari sosok Tasya yang sebetulnya sudah menikah dan bergelar S2.
Di usianya kini sudah berusia 25 tahun dan menyandang status seorang istri, Tasya tak lagi sungkan bercerita hal-hal seputar wanita dilewatinya di masa-masa remaja.
Berbincang di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini, dari Randi Bachtiar ini mengaku mendapat menstruasi pertama kali saat duduk di bangku SMP kelas satu.
" Sakit perut, aneh deh. Bukan seperti sakit perut biasa, tapi di bagian bawah. Terus aku share ke mama, 'wah ini kayaknya aku mens deh, mah'," ceritanya sambil mengingat pengalaman masa remajanya itu.

" Kata mama 'Oh iya benar, berarti kamu sudah dewasa. Bisa jaga diri, sebagai perempuan kamu harus pintar bergaul, harus tahu batasan-batasan, dosa sudah kamu sendiri yang tanggung," kenang Tasya mengingat kembali nasihat yang disampaikan sang mama.
Melihat perkembangan teknologi yang lebih pesat seperti saat ini, Tasya mengaku sedikit iri. Remaja putri kini bisa mengetahui berbagai hal seputar pubertas lebih mudah. Berbeda dengan masanya dimana Tasya harus melewati awal-awal haid dengan sharing ke orang tua atau datang ke para ahli.
Meski demikian, Tasya merasa beruntung berada di lingkungan yang sangat bijak dalam menghadapi masa-masa puberitas.
" Alhamdulillah aku sekolah di tempat yang bagus, dari SD kelas lima dan enam, sekolahku sudah didatangi organisasi atau dokter-dokter yang menjelaskan tentang kesehatan reproduksi," katanya.
Sejak remaja, Tasya memang sudah berusaha aware dengan perubahan tubuh seorang wanita dan masalah reproduksi.
Dengan banyaknya informasi seputar kesehatan di media maya, Tasya mengingatkan kaum remaja untuk tetap menjadi pengguna cerdas. Salah satunya dengan memastikan rujukan yang dipakai berasal dari sumber terpercaya.
" Misalnya urusan reproduksi dari dari John Hopkins University itu kan salah satu yang terbaik di dunia," jelas wanita yang juga terkenal dengan hits Bis Kota.
Dengan zaman dan perubahan yang semakin berkembang, Tasya berharap informasi soal kesehatan reproduksi bisa disampaikan lebih terbuka dan sesuai untuk anak muda. Anggapan pembicaraan soal pendidikan kesehatan reproduksi jangan lagi dianggap jorok atau tabu.
" Kita tahu kok situasi kita sendiri yang mana kalau nggak tahu atau nggak paham justu bikin masa depan dan kesehatan jadi tidak baik," tuturnya.(Sah)
Advertisement
Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia


12 Tanda Anda Perlu Segera Periksa ke Dokter Kulit, Jangan Tunggu Parah

Otak Manusia Ternyata Dirancang untuk Terhubung dengan Orang Lain, Ini Penjelasannya

Mengapa Banyak Orang Suka Menonton Konten Misteri? Ternyata Bisa Membantu Mengelola Rasa Cemas

Teh Hijau vs Teh Chamomile, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Tekanan Darah?


Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Apakah Bahasa Baru atau Sekadar Dialek Berbeda? Mengungkap Fakta Mengenai Bahasa Betawi