© Pexels.com/Gustavo Fring
DREAM.CO.ID - Masalah kulit sering dianggap sepele, mulai dari kulit kemerahan, jerawat yang memburuk, hingga tahi lalat yang berubah bentuk. Padahal, sejumlah perubahan pada kulit, rambut, dan kuku bisa menjadi tanda kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dokter kulit atau dermatolog.
Dilansir dari The List, dermatolog Stan Kovak menjelaskan bahwa bidang dermatologi tidak hanya menangani kulit. Dokter kulit juga menangani rambut, kuku, hingga lapisan mulut. Karena itu, perubahan yang tampak sederhana sekalipun sebaiknya tidak selalu diabaikan.
Berikut sejumlah tanda yang menjadi alasan untuk membuat janji dengan dokter kulit.
1. Kulit Kepala Gatal dan Kemerahan
Kulit kepala yang gatal disertai bercak merah, menonjol, dan bersisik dapat mengarah pada psoriasis kulit kepala. Kondisi ini dapat memengaruhi seluruh bagian kulit kepala dan sebaiknya diperiksa untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
2. Rambut Tiba-tiba Rontok
Munculnya area kepala yang botak secara tiba-tiba atau kerontokan berlebihan perlu mendapat perhatian. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor keturunan, alopecia, kondisi medis tertentu, hingga efek pengobatan atau obat-obatan. Dermatolog dapat membantu menentukan penyebabnya.
3. Mengalami Sunburn Parah
Kulit terbakar matahari merupakan tanda kerusakan akibat paparan sinar matahari. Terlebih jika setelah terpapar matahari muncul perubahan pada kulit. Benjolan menyerupai kutil yang terasa nyeri dan muncul dalam hitungan minggu pada area yang terpapar matahari, misalnya, dapat menjadi tanda salah satu jenis karsinoma sel skuamosa.
4. Muncul Pertumbuhan atau Tanda Baru di Kulit
Pertumbuhan baru yang tidak menghilang dalam dua hingga tiga minggu sebaiknya diperiksa. Begitu pula dengan bercak gelap baru atau bercak yang berubah. Pemeriksaan lebih dini penting karena melanoma merupakan bentuk kanker kulit yang berbahaya dan deteksi dini dapat memungkinkan penanganan sebelum kondisi berkembang lebih jauh.
5. Jerawat Semakin Parah
Jerawat yang memburuk bukan sekadar persoalan penampilan. Jerawat berat dapat meninggalkan bekas dan jaringan parut permanen. Karena itu, pemeriksaan dermatolog dapat membantu mencegah munculnya bekas tersebut.
6. Tahi Lalat Berubah
Perubahan pada tahi lalat merupakan tanda peringatan penting. Gunakan prinsip ABCDE: asymmetry atau bentuk tidak simetris, border atau batas yang berubah, color atau perubahan warna, diameter lebih dari 6 milimeter, dan evolving atau terus mengalami perubahan, termasuk gatal, berdarah, atau berkerak.
Dermatolog juga mengenal istilah ugly duckling sign, yakni bercak baru atau berubah yang terlihat berbeda dibandingkan tanda lain pada tubuh.
7. Kuku Berubah Warna atau Bentuk
Dermatolog juga menangani masalah kuku. Perubahan warna, kuku yang terangkat dari dasar kuku, nanah di bawah kuku, atau rasa sakit dapat menandakan infeksi yang perlu ditangani.
8. Kerutan atau Penuaan Kulit Muncul Lebih Cepat
Kerutan dalam jumlah banyak atau tanda penuaan kulit yang muncul lebih dini dapat dikonsultasikan dengan dermatolog. Pemeriksaan juga dapat membantu sebelum seseorang mengeluarkan banyak uang untuk produk perawatan kulit yang mahal.
9. Wajah Terus-menerus Memerah
Pipi yang terus memerah, pembuluh darah yang terlihat, peradangan, dan benjolan merah menyerupai jerawat dapat berkaitan dengan rosacea. Paparan matahari, angin, cuaca dingin, minuman panas, alkohol, makanan pedas, stres, dan olahraga disebut dapat memperburuk gejalanya.
10. Muncul Ruam Baru
Ruam yang menutupi area tubuh cukup luas sebaiknya diperiksa. Begitu pula ruam yang tidak hilang setelah beberapa hari atau disertai rasa sakit dan demam. Kondisi seperti eksim juga dapat muncul dalam bentuk ruam sehingga diagnosis diperlukan.
11. Luka Tidak Kunjung Sembuh
Luka kecil yang tidak sembuh selama beberapa minggu perlu diperhatikan. Beberapa pasien kanker kulit bahkan awalnya mengira luka tersebut hanya jerawat. Jika luka bertahan lebih dari sebulan tanpa sembuh, pemeriksaan dokter kulit diperlukan.
12. Berkeringat Jauh Lebih Banyak dari Biasanya
Keringat berlebihan juga dapat ditangani oleh dermatolog. Jika produksi keringat tiba-tiba meningkat atau kulit menjadi sangat kering, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan ketidakseimbangan hormonal dan perlu diperiksa.
Selain berbagai tanda tersebut, pemeriksaan rutin juga penting. Jika sudah lebih dari setahun sejak pemeriksaan terakhir, dermatolog merekomendasikan pemeriksaan kulit secara menyeluruh setidaknya setahun sekali. Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan perubahan yang sulit dikenali sendiri sekaligus menjadi kesempatan untuk membahas perawatan dan pencegahan masalah kulit.
Pesan yang paling sederhana: jangan terburu-buru mendiagnosis sendiri berdasarkan pencarian internet. Jika ada perubahan pada kulit, rambut, atau kuku yang menetap, memburuk, atau tampak tidak biasa, lebih baik memeriksakannya kepada dokter kulit.
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
