Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bulan Ramadan 1442 Hijriah sudah di depan mata. Bulan Suci diprediksi dimulai pada Selasa 13 April 2021.
Biasanya, di berbagai belahan dunia puasa akan berdurasi 10 hingga 21 jam. Namun, durasi puasa di setiap negara berbeda-beda.
Bagi Muslim yang tinggal di negara paling selatan dunia, seperti Chile atau Selandia Baru, akan berpuasa rata-rata 11 jam, sementara negara di bagian utara, seperti Islandia atau Noewegia, akan berpuasa bisa lebih dari 18 jam.
Bagi Muslim yang tinggal di belahan bumi utara, jumlah jam puasa akan terus memendek tiap tahun hingga 2032, hal ini berkaitan dengan titik balik matahari musim dingin yang membuat hari lebih pendek dalam setahun. Setelah itu, jam puasa akan lebih lama hingga titik balik matahari musim panas tiba.
Dikutip dari Al Jazeera, Jumat 9 April 2021, di bawah ini beberapa negara di dunia dengan durasi jam puasa. Jam dan waktu puasa sebenarnya akan bervariasi menurut hari, begitu juga dengan metode penghitungannya:
- Nuuk, Greenland: 19-20 jam
- Reykjavik, Islandia: 19-20 jam
- Helsinki, Finlandia: 18-19 jam
– Stockholm, Swedia: 17-18 jam
– Glasgow, Skotlandia, Inggris: 17-18 jam
– Oslo, Norwegia: 17-18 jam
– Copenhagen, Denmark: 17-18 jam
– Moskow, Rusia: 17-18 jam
– Berlin, Jerman: 16-17 jam
– Amsterdam, Belanda: 16-17 jam
– Warsawa, Polandia: 16-17 jam
– London, Inggris: 16-17 jam
– Paris, Prancis: 16-17 jam
– Nur-Sultan, Kazakhstan: 16-17 jam
– Brussels, Belgia: 16-17 jam
– Zurich, Swiss: 16-17 jam
– Bucharest, Romania: 15-16 jam
– Ottawa, Kanada: 15-16 jam
– Sofia, Bulgaria: 15-16 jam
– Roma, Italia: 15-16 jam
– Madrid, Spanyol: 15-16 jam
– Lisbon, Portugal: 15-16 jam
– Athena, Yunani: 15-16 jam
– Beijing, China: 15-16 jam
– Washington, DC, AS: 15-16 jam
– Pyongyang, Korea Utara: 15-16 jam
– Ankara, Turki: 15-16 jam
– Rabat, Maroko: 14-15 jam
– Tokyo, Jepang: 14-15 jam
– Islamabad, Pakistan: 14-15 jam
– Teheran, Iran: 14-15 jam
– Baghdad, Irak: 14-15 jam
– Beirut, Lebanon: 14-15 jam
– Damaskus, Suriah: 14-15 jam
– Kairo, Mesir: 14-15 jam
– Yerusalem: 14-15 jam
– Kota Kuwait, Kuwait: 14-15 jam
– Kota Gaza, Palestina: 14-15 jam
– New Delhi, India: 14-15 jam
– Hong Kong: 14-15 jam
– Dhaka, Bangladesh: 14-15 jam
– Muscat, Oman: 14-15 jam
– Kabul, Afghanistan: 14-15 jam
– Riyadh, Arab Saudi: 14-15 jam
– Doha, Qatar: 14-15 jam
– Dubai, UEA: 14-15 jam
– Aden, Yaman: 13-14 jam
– Addis Ababa, Ethiopia: 13-14 jam
– Dakar, Senegal: 13-14 jam
– Abuja, Nigeria: 13-14 jam
– Colombo, Sri Lanka: 13-14 jam
– Bangkok, Thailand: 13-14 jam
– Khartoum, Sudan: 13-14 jam
– Kuala Lumpur, Malaysia: 13-14 jam
– Singapura: 13-14 jam
– Nairobi, Kenya: 13-14 jam
– Luanda, Angola: 12-13 jam
– Jakarta, Indonesia: 12-13 jam
– Brasilia, Brasil: 12-13 jam
– Harare, Zimbabwe: 12-13 jam
– Johannesburg, Afrika Selatan: 11-12 jam
– Buenos Aires, Argentina: 11-12 jam
– Ciudad del Este, Paraguay: 11-12 jam
– Cape Town, Afrika Selatan: 11-12 jam
– Montevideo, Uruguay: 11-12 jam
– Canberra, Australia: 11-12 jam
– Puerto Montt, Chile: 11-12 jam
– Christchurch, Selandia Baru: 11-12 jam
Sumber: Al Jazeera
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis