Ilustrasi
Dream - Dua wakil rakyat, Anggota DPR RI Mukhtar Tompo dan Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsuddin Karlos berkelahi di kuburan. Padahal, keduanya tengah menghadiri pemakanan mantan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur di Kampung Bungloe, Desa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Takalar.
" Saya memang lebih muda dari dia (Syamsuddin Karlos) tapi saya menganggap saya lebih dewasa," ujar Mukhtar Tompo, dikutip dari merdeka.com, Selasa, 25 April 2017.
Insiden perkelahian itu terjadi pada Minggu, 23 April 2017. Mukhtar mengatakan perkelahian itu terjadi disebabkan perdebatan antara dia dengan Karlos mengenai pembangunan Waduk Kerala Kareloe.
Mukhtar mengatakan awalnya dia dipanggil salah satu teman saat berada di area pemakaman. Dia pun diajak berbincang dengan rekan tersebut.
© Dream
Karlos, yang juga berada di lokasi lalu menyebut Mukhtar tidak tidak paham dengan waduk Kareloe.
" Saya paparkan semua hasil kunjunganku dan setelah itu saya diserang sama Karlos dan saya membalasnya. Banyak saksi kok yang lihat itu," kata Mukhtar.
Mukhtar pun mengaku secara refleks membalas tindakan Karlos. " Dia menendang saya dan saya refleks membalasnya dan menendangnya juga. Setelah itu sudah banyak warga yang melerai kita," ucap dia.
Sementara Karlos memberikan pengakuan yang sebaliknya. Dia mengatakan insiden itu terjadi diawali tindakan tidak terpuji Mukhtar.
Karlos mengaku tersulut emosi karena perkataan Mukhtar yang tidak pantas didengar. Tetapi, dia membantas telah menyerang Mukhtar.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya