Mendiang Didi Kempot Malam Ini Seharusnya Rekaman Lagu Ojo Mudik

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 5 Mei 2020 11:23
Mendiang Didi Kempot Malam Ini Seharusnya Rekaman Lagu Ojo Mudik
Walikota Solo tersebut mengaku terkejut mendapat kabar Didi Kempot meninggal.

Dream - Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku terkejut mendapat kabar meninggalnya Didi Kempot. Dia mengaku sempat berkomunikasi dengan musisi berjuluk The Godfather of Broken Heart itu kemarin sore.

" Saya tentu syok mendengar kabar ini. Kemarin sore kami masih saling kontak," kata Rudy, dikutip dari Merdeka.com.

Rudy mengatakan dia cukup intens menjalin komunikasi dengan Didi dalam beberapa hari terakhir. Keduanya terlibat dalam penggarapan proyek lagu 'Ojo Mudik'.

Bahkan, hari ini sedianya Rudy akan bertemu dengan Didi yang akan melakukan rekaman video klip lagu berisi imbauan agar masyarakat tidak mudik Lebaran.

" Katanya tadi malam itu mau rekaman. Hari ini rencana ketemu saya. Kondisinya beliau itu sehat, fit," kata Rudy.

1 dari 4 halaman

Dedikasi Untuk Pemudik

Lagu terakhir persembahan Didi Kempot didedikasikan untuk masyarakat perantau agar tidak mudik di tengah pandemi virus corona. Selain melibatkan FX Rudy, video klip dibuat menggunakan rumah dinas Loji Gandrung sebagai setting lokasi.

Tokoh lain yang juga dilibatkan yaitu Kapolresta Surakarta Kombes Pol, Andy Rifai dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji.

Jika disimak dari liriknya yang tayang di YouTube, lagu tersebut berkisah tentang virus Corona yang tiba-tiba datang. Selain itu juga ajakan ke masyarakat agar rajin mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak.

Pesan penting disampaikan Didi Kempot kepada perantau agar tidak mudik. Masyarakat juga diharap memaklumi jika mudik tidak disarankan saat wabah Covid-19 melanda.

" Saya ikut nyanyi sedikit like. Pembuatan video dilakukan dua pekan lalu di Loji Gandrung," ujar Rudy.

 

2 dari 4 halaman

Cegah Corona

Rudy mengaku beberapa kali berkomunikasi dengan Didi Kempot dan diminta membantu sosialisasi anak seniman Ranto Edi Gudel itu. Dalam pembicaraan tersebut, Didi Kempot juga berjanji membantu memberi hadiah lomba kentongan.

" Isi lagunya sangat pas untuk sosialisasi pencegahan Covid-19. Liriknya mudah dipahami masyarakat Jawa, bahasanya mudah dan sudah akrab di telinga," katanya.

Rudy menambahkan, Kota Solo yang merupakan salah satu daerah tujuan mudik sangat rentan terjadi penularan virus corona. Sehingga pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan, salah satunya dengan sosialisasi bersama Didi Kempot. Selain itu, yang telah berlangsung saat ini adanya karantina pemudik selama 14 hari di Graha Wisata Niaga.

" Sampai sekarang, setiap hari masih ada yang masuk, 1, 2, 3 orang. Yang sudah kita pulangkan ada 95 orang, 56 pemudik masih kita karantina," kata dia.

Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo

3 dari 4 halaman

Didi Kempot Trending Twitter, Netizen Tangisi Kepergian Sang Legenda

Dream - Meninggalnya Didi Kempot akibat serangan jantung pada Selasa pagi ini 07.45 WIB membuat masyarakat dan penggemar kaget.

" Betul, meninggal dunia pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, Diven Fernandez saat dihubungi, Selasa, 5 Mei 2020.

Sebab selama ini Didi tak pernah terdengar memiliki penyakit berat. Tak heran banyak penggemar yang sangat kehilangan atas kepergian The Godfather Broken Heart ini.

Meninggalnya Didi pun menjadi trending di twitter lebih dari 163 ribu cuitan yang berduka atas kepergian pria 53 tahun ini.

" Gua bahkan sepenuhnya belum move on dari Glenn, dan sekarang The Godfather Broken Heart has gone. We lost a lot of flower on earth by 2020," kata akun kulitkentang.

" Kenapa harus sekarang rest in peace ya, makasih buat semua lagunya,"  kata akun aurelliandra.

" Baca berita Didi Kempot sedih banget, belum pernah nonton konsermya juga," kata akun aaliyka.

4 dari 4 halaman

Innalillahi, Didi Kempot Meninggal Dunia

Dream - Kabar duka datang dari industri musik Tanah Air. Maestro musik campur sari Indonesia, Didi Kempot, meninggal dunia, pada jam 7.45 pagi, Selasa 5 Mei 2020.

Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun.

" Betul (Didi Kempot meninggal dunia pagi ini) di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo," ujar Divan Fernandez, Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu saat dikonfirmasi.

Divan mengatakan Didi Kempot sampai di RS tersebut pukul 07.25 WIB dalam kondisi henti jantung.

Menurut dia, pihak RS sudah melakukan berbagai upaya pertolongan.

" Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," kata Divan.

(Sumber: Liputan6/)

Beri Komentar