Pengunjung Toko Ribut Dengan Karyawan (World Of Buzz)
Dream - Pemerintah Malaysia secara jelas telah mengeluarkan kebijakan Movement Control Order (MCO), mirip Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia, sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19.
Di Malaysia sendiri, penggunaan masker saat keluar rumah tidak diwajibkan, kecuali jika sedang sakit.
Namun peraturan wajib menggunakan masker yang diberlakukan oleh pemilik toko bagi pekerja dan pengunjung boleh dilakukan.
Beberapa waktu lalu, sebuah akun Facebook The WE are Malaysians, mengunggah rekaman CCTV seorang pria di Johor yang melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap seorang pekerja toko.
Kejadian tersebut diketahui lantaran pekerja toko melarang pria tersebut masuk ke toko karena tidak mengenakan masker. Menurut informasi dari akun Facebook The WE are Malaysians, di depan toko terpampang sebuah tulisan berbunyi,
" Pekerja dan Pelanggan, tidak mengenakan masker, tidak bisa masuk toko."
Dalam video tersebut, pria yang ditolak masuk oleh pekerja itu hendak mendorong paksa pintu gerbang toko dan menonjok pekerja.
Pria tersebut terekam kamera CCTV berusaha memukul sebelum akhirnya dilerai pekerja toko lainnya.
Sumber: World of Buzz
Dream - Seorang wanita dari China tidak menyangka penyakit batuk parah yang dideritanya selama ini disebabkan oleh tulang ayam yang tersangkut di paru-parunya.
Setelah 14 tahun menderita penyakit batuk yang tidak sembuh-sembuh, wanita 22 tahun yang tak disebutkan namanya itu akhirnya menyerah. Dia memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Saat itulah penyebab dari batuk yang belasan tahun mengganggunya itu bisa diketahui. Ternyata ada sepotong tulang ayam di paru-parunya.
Masalah permepuan itu bermula setelah dia menderita batuk yang parah ketika berusia tujuh atau delapan tahun.
Meskipun sudah berobat ke berbagai rumah sakit, tak satu pun dokter yang mengetahui penyebab dari penyakitnya itu.
Perempuan itu terus berusaha menemukan penyebab batuknya itu. Dalam proses tersebut, dia bahkan mengalami beberapa kali salah diagnosis.
Sayangnya, setelah bertahun-tahun menggunakan antibiotik untuk mengobati penyakitnya, kondisinya belum membaik sama sekali.
Namun, perempuan itu akhirnya bisa menemukan penyebab batuknya secara tidak sengaja.
Sebelumnya, dia memutuskan untuk menjalani operasi untuk mengatasi hiperhidrosis (keringat berlebih).
Tetapi, sebelum menjalani operasi, dokter meminta dia untuk melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisinya benar-benar sehat.
Advertisement

Mengapa Milenial Selalu Merasa Selera Musiknya Lebih Bagus Dibanding Generasi Setelahnya

Persiapan Saat Harus Hidup Sendiri di Luar Kota untuk Kuliah

Satu Nama Tiga Varian: Beda Mie Ayam Jakarta, Mie Ayam Bangka, dan Mie Ayam Wonogiri


Superbank Mulai Laksanakan Program LTIP Sebagai Strategi Jangka Panjang


Sebaiknya Mulai Mengajari Anak Berbicara dengan Bahasa Daerah atau Bahasa Indonesia Terlebih Dahulu?