Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Bagi Muslim, rezeki tidak cukup hanya baik tetapi harus juga halal. Kehalalan ini tidak sebatas pada bendanya melainkan cara memperolehnya.
Sebagai contoh rezeki yang halal adalah kita mendapatkan gaji bulanan dari pekerjaan yang tak melanggar syariat Islam. Bisa juga dari profesi halal lainnya seperti menggarap sawah, menjadi tukang panggul, atau apapun pekerjaan yang mendatang uang.
Sementara rezeki haram yang datang dari cara yang haram seperti merampok, menipu, atau mencuri. Bukan pula dari transaksi jual beli barang haram.
Tetapi manusia adalah tempatnya khilaf. Terkadang godaan sering datang karena melihat imbalan yang sangat besar. Bisa juga muncul karena merasa tak ada orang yag mengetahuinya seperti uang hasil korupsi.
Di sinilah kita membutuhkan keteguhan iman. Selain itu, rutinkan membaca doa yang tercantum dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi ini. Doa ini agar kita mendapatkan kecukupan dengan rezeki halal.

Allahummakfini bi khalalika 'an kharamika wa aghniniy bi fadllika 'amman siwaka.
Artinya,
" Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu."
Dream - Ada kalanya kita melakukan kekeliruan kecil yang tak disadari sebagai kesalahan pada diri. Meski kita senantiasa berharap tidak ada satupun kesalahan yang kita perbuat saat beraktivitas sehari penuh .
Keseharian kita disibukkan dengan berbagai aktivitas dan sering kali terlupa mengintrospeksi diri untuk mengevaluasi perbuatan kita di hari itu. Rasa lelah yang datang membuat kita terlalu capek dan langsung berbaring tidur.
Kesibukan bisa menjadi sebab kita lupa menjaga atau mengendalikan diri. Sehingga, tanpa sadar kita sudah melakukan kesalahan.
Itulah mengapa kita dianjurkan untuk bertobat setiap hari. Memohon ampunan kepada Allah atas kesalahan baik yang kita ketahui ataupun tidak.
Dianjurkan membaca doa ini agar kita mendapatkan ampunan dari Allah.

Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsiraw wa la yaghfirud dunuba illa anta faghfir li maghfiratan min 'indika warhamni innaka anta, faghfir li maghfiratan min 'indika warhamni innaka antal ghafurur rahim.
Artinya,
" Ya Allah, sungguh aku menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang sangat dan tidak ada yang mampu memberikan pengampunan kecuali Engkau oleh karenanya ampunilah diriku dengan pengampunan dari-Mu dan rahmatilah aku, sungguh Engkau Maha Pengampun dan Maha Pengasih."
Sumber: Bincang Muslimah
Dream - Dalam setiap aktivitas apapun kita selalu dibiasaan untuk mengucapkan niat atau minimal membaca basmallah. Terlebih untuk ibadah wajib seperti sholat. Niat adalah salah satu syarat dari sahnya sholat kita.
Selain niat, kita juga dianjurkan untuk membaca doa tertentu. Ini dimaksudkan agar niat kita semakin kuat sehingga bisa sholat dengan khusyuk.
Ada banyak sekali doa yang bisa dibaca sebelum sholat. Tidak terkecuali doa yang berasal dari Alquran.
Salah satunya yaitu ayat 79 dari Surat Al An'am. Ayat ini memuat ketentuan seorang Muslim hanya menghadapkan wajahnya kepada Allah ketika beribadah.
Ayat ini sangat dianjurkan agar kita melaksanakan sholat tanpa diganggu apapun.

Wajjahtu wajhiya lilladzi fathoras samawati wal ardla hanifam muslimaw wa ma ana minal musyrikin.
Artinya,
" Aku hadapkan wajahu kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan condong dan berserah diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik."
Sumber: Bincang Syariah