Fahira Idris (Foto: Instagram/@fahiraidris)
Dream - Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Fahira Idris menjenguk tersangka ujaran kebencian di media sosial, AD di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya Rabu, 13 September 2017.
Usai bertemu, Fahira memuji ibu rumah tangga yang diduga mentransfer dana ke jaringan ujaran kebencian Saracen. " Beliau itu seorang wanita tangguh. Dia selalu hadir di aksi 411, 212," kata Fahira usai membesuk.
Aksi 411 dan 212 merupakan aksi damai saat menuntut pengusutan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama.
Fahira meminta polisi dapat mengusut kasus yang dialami AD dengan profesional. Sebab, menurut dia, kasus yang menjerat Dewi belum dapat dibuktikan.
Fahira menyangsikan keterangan polisi yang menyebut aliran dana sebesar Rp75 juta kepada jaringan Saracen. " Penjelasan adiknya, tidak mungkin beliau memiliki uang sebesar itu," ucap dia.
Meski begitu, Fahira mengaku hanya mengenal AD dari media sosial saja. Dia mengatakan tak pernah bertatap muka dengan AD.
AD ditangkap polisi di Kompleks AKRI atau Polri, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan karena diduga melontarkan ujaran kebencian melalui akun Facebook. AD diduga terbung dalam jaringan penyebar hoax Saracen.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan penyidik Siber Bareskrim Polri menemukan aliran sebesar Rp75 juta yang mengarah ke NS. Sosok NS dikabarkan bergabung ke dalam kelompok Saracen. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global