Alga Menangis Saat Menggendong Jenazah Putrinya Di Halaman Lapas (Foto: Facebook)
Dream - Tahanan titipan Pengadilan Negeri Watampone Syamsu Alan atau akrab disapa Alga tak kuasa menahan air mata.
Di halaman Lembaga Pemasyarakatan Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Alga berpisah dengan Ainun, putri tercinta untuk selamanya.
Sebagai tahanan, Alga tak diizinkan pulang untuk memakamkan Ainun. Jenazah Ainun dibawa ke Lapas menggunakan ambulans.
Saat kedatangan jenazah Ainun, raut kesedihan menyelimputi wajah Alga. Dia menangis sesenggukkan sembari memeluk jenazah Ainun.
Beberapa anggota keluarga yang menangis turut menenangkan Alga. Beberapa diantaranya meminta Alga untuk tabah dan sabar menghadapi cobaan.
Kisah haru itu diunggah Facebook Dudhy Photograf. Dikabarkan Dudhy, Ainun merupakan putri pertama Alga.
Sejak Alga mendekam dalam tahanan, kesehatan Ainun berubah drastis.
Warganet yang mengomentari unggahan itu berusaha mengkritik kebijakan Lapas yang tak mengizinkan Alga menghadiri pemakaman putrinya. Tetapi, Dudhy menilai kebijakan Lapas yang mengizinkan Alga menemui jenazah putrinya patut diapresiasi.
" Kita lihat bagaimana mulianya lapas memberikan suatu kebijakan yang begitu besar dan sangat luar biasa. Untuk mempertemukan dan memeluk anak tersebut yang sudah terbungkus kain kafan dengan bapaknya yang terakhir kalinya," tulis Dudhy di kolom komentar.