Dewi Anggraini Nurfadilah (Instagram @dewianurfadilah)
Dream - Mendaki gunung sudah jadi hobi Dewi Anggraini Nurfadilah. Hijaber asal Jakarta ini sudah menaklukkan sejumlah puncak gunung, mulai Kerinci, Semeru, Sindoro, Seseruan, hingga Binaiya.
Dia pun kerap mengabadikan momen saat menikmati suasana di tiap puncak gunung itu lewat akun Instagram, @dewianurfadilah. Hobi mendaki gunung Dewi semakin menguatkan cintanya pada Indonesia.
Kali ini, dia tengah memperjuangkan mimpi mengharumkan nama bangsa. Dewi sedang mengikuti ekspedisi menaklukkan Kutub Utara. Dia akan menjadi hijaber pertama dunia yang menjejakkan kaki di atas ujung utara Bumi.
" Dare to Dream! Kali ini gue berani bermimpi untuk menjadi hijaber dunia pertama yang akan membawa Sang Merah Putih dalam ekspedisi Fjallraven Polar 2020 ke Kutub Utara. Bismillah... Do the best and let Allah do the rest," tulis Dewi.
Agar mimpinya terwujud, Dewi mohon dukungan kepada masyarakat lewat voting. Dia sangat ingin berbuat sesuatu demi Sang Merah Putih sekaligus memberikan semangat kepada wanita Indonesia untuk berprestasi.
" Dengan mengikuti event Fjallraven Polar 2020 (Ekspedisi Ke Kutub Utara) kita bisa tunjukkan bahwa wanita Indonesia mampu dalam ekspedisi dunia. Mohon dukungannya untuk Merah Putih dengan vote dan share ke temen2 di seluruh penjuru Indonesia link di bawah ini bit.ly/VoteDewi," kata dia.

Laman voting menampilkan halaman berisi foto Dewi sedang di puncak gunung. Dilengkapi keterangan " Dream Big, Work Hard and Make It Happen" .
Di laman itu pula, Dewi memperkenalkan diri lewat profil singkat. Dia berasal dari Indonesia, berusia 30 tahun dan tinggal di Jakarta.
" Karena itu saya menggunakan sebagian besar hari libur saya untuk menikmati betapa indahnya Indonesia. Saya mendaki gunung untuk bepergian dan menyatu dengan alam. Selama petualangan saya, saya telah mendaki lebih dari 20 gunung," kata Dewi.
Dewi juga menyertakan motivasinya untuk bergabung dalam ekspedisi kutub utara, Fjallraven Polar 2020.
" Pertama, saya ingin menantang diri untuk berada di daerah kutub, karena Indonesia adalah negara tropis, jadi saya perlu sesuatu yang dingin. Saya juga ingin memiliki hari-hari indah di tengah-tengah hutan belantara Northern Scandinavia yang luas dan untuk mempelajari cara mengemudi kereta luncur anjing di kutub," ucap dia.
Motivasi lainnya, yaitu soal hijab. Dewi ingin menunjukkan kepada para wanita khususnya Muslimah bahwa hijab bukan penghalang aktualisasi diri.
" Saya benar-benar ingin memberi tahu dunia bahwa jilbab bukanlah hal yang membatasi aktivitas wanita tetapi mampu mendorong batas diri mereka. Saya ingin menjadi wanita jilbab pertama yang membawa bendera merah putih di Fjallraven Polar 2020," terang dia.