Ibu Tak Kuat Tebus Obat Untuk Bayi, Aksi Staf Apotek Lunasi Biayanya Bikin Haru

Reporter : Sugiono
Sabtu, 26 Juni 2021 10:01
Ibu Tak Kuat Tebus Obat Untuk Bayi, Aksi Staf Apotek Lunasi Biayanya Bikin Haru
Ibu itu sudah menunjukkan kartu keluarga sejahtera, tetapi staf apotek bilang mereka tidak menerima kartu itu.

Dream - Setiap hari kita disuguhkan dengan berbagai kisah sedih tentang kesengsaraan dan penderitaan warga yang kurang mampu.

Seperti kisah berikut ini yang bercerita tentang seorang wanita yang tidak mampu membayar biaya obat-obatan bayinya.

Menurut saksi mata, Maidatul Baharuddin, peristiwa itu terjadi saat ia membawa ayahnya, Baharuddin Muda, untuk berobat di sebuah klinik di Kuala Terengganu, Terengganu, Malaysia, Kamis lalu.

1 dari 4 halaman

Keluarkan Kartu Keluarga Sejahtera Tapi Tak Berlaku

" Saya pergi ke klinik mengantar ayah yang menderita batu ginjal. Waktu itu sudah jam 10 malam. Sambil menunggu ayah diperiksa, saya mendengar seorang wanita berbicara dengan petugas apotek," kata wanita 34 tahun tersebut.

Maidatul mendengar kalau harga obat yang harus ditebus wanita itu jumlahnya lebih dari 60 ringgit atau setara Rp208 ribu.

Ibu ini tak mampu tebus obat untuk bayi.© Twitter @anne_nma

Wanita itu kemudian menunjukkan sebuah kartu yang dipercaya kartu bantuan, tetapi petugas apotek mengatakan mereka tidak menerima kartu itu.

2 dari 4 halaman

Biaya Obat Dibayarkan oleh Petugas Apotek

" Saya melihat wanita itu tampak sedih. Dia kemudian menoleh ke suaminya yang sedang duduk di belakang sambil menggendong bayi mereka. Lalu dia bilang tidak bisa beli obat karena tidak ada uang.

" Dia kemudian tampak seperti hendak lari, tetapi petugas apotek panggil. Petugas apotek bilang dia yang akan membayarkan obatnya. Wanita itu tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih," kata Maidatul.

Maidatul mengaku sangat terharu ketika mengenang kembali kejadian itu sebelum membagikan kisahnya di Twitter.

3 dari 4 halaman

Sempat Menawarkan Bantuan

Dia sebenarnya juga menawarkan diri untuk membayar biaya pengobatan wanita itu, tetapi sudah diselesaikan oleh petugas apotek tersebut.

" Saya sedih melihat mereka mengendarai sepeda motor tua. Ketika giliran saya untuk membayar obat ayah, saya bertanya kepada petugas dan meminta untuk menghitung biaya obat wanita itu di tagihan ayah.

" Tetapi petugas apotek mengatakan dia sudah membayarkannya. Baik sekali orang ini, saya berdoa dia dimudahkan rezekinya," kata Maidatul.

4 dari 4 halaman

Ternyata Masih Ada yang Jauh Lebih Susah

Maidatul mengatakan anak yang sakit tersebut memang masih kecil, mungkin berumur sekitar satu tahun. Maidatul tak bisa membayangkan penderitaan wanita tersebut.

" Anak lagi sakit, mengendarai sepeda motor tua malam-malam. Semoga anaknya sehat-sehat saja.

" Kita hidup susah, ternyata masih ada orang lain yang jauh lebih susah. Semoga kita semua peka dengan lingkungan sekitar kita," pungkasnya.

Sumber: mStar

Beri Komentar