(brightside.me)
Dream - Baru-baru ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan persyaratan simpanan Rp 25 juta untuk pembuatan paspor baru. Wacana itupun urung direalisasikan setelah mendapat reaksi penolakan publik.
Bicara soal paspor, tahukan Sahabat Dream jika setiap negara di dunia menerbitkan buku paspor dengan warna sampul berbeda-beda. Namun dari ribuan warna yang bisa dipakai, hanya ada empat warna sampul paspor yang digunakan.
Mengutip laman BrightSide.me, empat warna utama buku paspor di dunia itu adalah merah, biru, hijau, dan hitam. Dibalik warna itu ternyata ada alasannya sendiri-sendiri.
Berikut ini adalah empat warna yang mendominasi penampilan buku paspor di setiap negara dan alasannya warna itu dipilih.
Merah

Ini adalah warna yang paling umum. Paspor dengan sampul merah sering dipilih oleh negara-negara dengan sistem komunis atau yang memiliki kaitan sejarah dengan paham tersebut.
Warga Slovenia, China, Serbia, Rusia, Latvia, Rumania, Polandia, dan Georgia memiliki paspor merah. Negara anggota Uni Eropa, kecuali Kroasia, juga menggunakan paspor yang nuansanya merah, misalnya burgundy.
Negara-negara yang tertarik bergabung dengan Uni Eropa, seperti Turki, Macedonia, dan Albania, mengubahwarna paspor mereka menjadi merah beberapa tahun yang lalu. Masyarakat Negara-Negara Andes, seperti Bolivia, Kolombia, Ekuador, dan Peru - juga memiliki paspor berwarna merah.
Biru

Biru adalah warna yang paling umum dipakai untuk sampul paspor. Sampul biru melambangkan ‘dunia baru’. Sebanyak 15 negara di Lautan Karibia memiliki paspor biru.
Bagi blok negara-negara Amerika Selatan sampul paspor warna biru melambangkan hubungan dengan Mercosur atau Serikat Perdagangan Amerika Selatan.
Negara-negara yang termasuk Mercosuar adalah Brasil, Argentina, dan Paraguay. Kecuali Venezuela, yang meski termasuk dalam serikat, warganya memakai paspor warna merah. Paspor warga Amerika Serikat pernah berubah menjadi biru pada tahun 1976.
Hijau

Sebagian besar warga negara-negara Muslim memegang paspor hijau.Contohnya termasuk Maroko, Arab Saudi, dan Pakistan.
Warna hijau dianggap sebagai warna kesukaan Nabi Muhammad, dan merupakan simbol dari alam dan kehidupan. Warga beberapa negara Afrika Barat - misal nya Burkina Faso, Nigeria, Niger, Pantai Gading, dan Senegal - juga memiliki dokumen perjalanan yang bernuansa hijau.
Namun dalam kasus mereka, warna hijau menunjukkan bahwa mereka adalah anggota ECOWAS (Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat).
Hitam

Inilah paspor yang paling langka. Paspor dengan sampul hitam ini dapat ditemukan di antara warga beberapa negara Afrika - Botswana, Zambia, Burundi, Gabon, Angola, Chad, Kongo, Malawi dan lain-lain.
Warga negara Selandia Baru juga memiliki paspor warnah Hitam. Itu karena hitam adalah warna nasional negara itu. Peta berikut menunjukkan negara mana saja di dunia ini yang menggunakan paspor berwarna biru, merah, hijau dan hitam.

(Sah/brightside.me)
Advertisement

Perempuan di Balik McDonald’s Indonesia: Dua Kisah, Satu Komitmen untuk Tumbuh dan Berdampak
Rangkaian acara Dream Inspiring Women 2023 di Dream Day Ramadan Fest Day 5


Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian
