Foto Ilustrasi Membaca Alquran (The Guardian)
Dream - Seorang insinyur Jerman memeluk Islam setelah ia yakin ajaran-ajaran dan hukum-hukumnya sesuai dengan kehidupan.
Diberitakan laman Saudi Gazette, Kamis 23 Juli 2014, insinyur berusia 69 tahun itu kemudian mengubah namanya menjadi Sami Safik.
Dia mengatakan telah berpikir tentang kembali kepada Islam untuk sementara waktu. Namun, ia akhirnya benar-benar memeluk Islam setelah mendapatkan keyakinan bahwa Islam adalah agama yang benar.
Diceritakan Safik, dia sangat penasaran tentang Islam dan dalam perjalanan ke Jeddah dia bertemu dengan seseorang yang menjelaskan Islam dan ajaran-ajarannya. Orang itu bahkan sempat membacakan Surat Al-Fatihah kepadanya.
Safik kemudian mencari arti dari surat tersebut dan langsung yakin dengan Islam.
Ia mengunjungi kantor pendidikan masyarakat Al-Hamra yang memberinya banyak buku tentang Islam dalam bahasa Jerman. Setelah banyak membaca buku-buku pemberian Al-Hamra, dia memeluk Islam.
Safik mengatakan dia telah mengirim pesan kepada keluarganya di Jerman dan mengungkapkan ketenangan yang sedang dialaminya di Mekah.
Dia menceritakan betapa solidaritas yang ia saksikan di antara muslim dari seluruh penjuru dunia telah membuatnya yakin dengan Islam.
Setelah serangan 9/11 di Amerika Serikat, ribuan orang di Amerika dan Eropa telah menerima Islam. Islam adalah agama yang dianut oleh lebih dari satu miliar orang. (Ism)