Galang Dana Haringga, Ridwan Kamil: Yang Tidak Bantu Jangan Komen Negatif

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 27 September 2018 15:02
Galang Dana Haringga, Ridwan Kamil: Yang Tidak Bantu Jangan Komen Negatif
Haringga harus meregang nyawa hanya karena fanatisme berlebihan terhadap klub sepakbola.

Dream - Meninggalnya supporter Persija atau The Jakmania, Haringga Sirila meninggalkan luka yang mendalam di dunia sepakbola Tanah Air. Haringga harus menjadi korban kekejaman akibat fanatisme berlebihan terhadap klub sepakbola.

Duka atas kepergian Haringga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan hingga saat ini, keluarga, ayah ibu, kakak serta keluarga besar Haringga masih diliputi kesedihan.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tergerak untuk meringankan beban kesedihan keluarga yang ditinggalkan Haringga. Dia mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memberikan donasi bagi keluarga dari anggota The Jakmania tersebut.

" NETIZEN YANG BUDIMAN, saya mengajak anda-anda yang baik hati untuk mengulurkan donasi kemanusiaan untuk keluarga almarhum Haringga Sirila, supporter Persija," tulis Ridwan Kamil di akun Instagramnya, Kamis 27 September 2018.

Untuk program ini, Kang Emil menjalin kerjasama dengan laman kitabisa.com. Donasi bisa disalurkan lewat https://m.kitabisa.com/ripharingga.

 

1 dari 3 halaman

Pesan Kang Emil

" Lupakan rivalitas. Kedepankan nurani kemanusiaan. Semoga Allah membalas niat dan ikhtiar kebaikan anda semua. Hatur Nuhun," ucap dia.

Ia juga meminta kepada warganet yang tidak ingin menyumbang untuk tidak memberikan tanggapan yang negatif. Sehingga, suasana menjadi tidak nyaman.

" Bagi yang tidak mau membantu, sebaiknya tidak usah komen negatif atau kenapa ini-kenapa itu," ujar dia.

Hingga saat ini, donasi yang sudah terkumpul mencapai Rp29.489.625. Kang Emil menargetkan donasi mencapai Rp100 juta.

Masih ada waktu lima hari lagi sebelum donasi ditutup. Selamat jalan, Haringga.

2 dari 3 halaman

Haringga Meninggal, `Si Cinta` Ridwan Kamil Tak Bisa Tidur

Dream - Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya sempat senang menonton kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta. Tapi kegembriaan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 23 September 2018 itu berubah menjadi kesedihan.

Penyebabnya, kemenangan itu tercoreng insiden pengeroyokan oknum Bobotoh terhadap anggota The Jakmania, Haringga Sirila, 23 tahun. Pemuda itu sampai meregang nyawa.

Atas peristiwa itu, wanita yang punya panggilan sayang " Si Cinta" dari suaminya ini mengaku gusar. Dia sampai tidak bisa tidur memikirkan insiden tersebut.

Terlihat dari postingan di akun Instagramnya yang mengunggah sebuah curhatan pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

" Awalnya saya berpikir, dengan kemenangan Persib, saya bisa tidur nyenyak.. Nyatanya tidak! Sama sekali tidak!" tulis Atalia seperti dikutip Dream, Senin 24 September 2018.

Atalia menegaskan kemenangan yang diraih Persib Bandung sama sekali tidak sebanding dengan hilangnya nyawa orang lain.

" Innalillaahi wainna ilaihi raajiunn... Turut berduka cita sedalam2nya bagi Haringga Sirilla, keluarga besarnya dan the jakmania," ucap dia.

Atalia juga meminta kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menghukum para pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

" Tolong usut tuntas pak polisi! Jangan biarkan oknum2 yg tdk bertanggung jawab terus menerus membuat coreng bagi persepakbolaan indonesia. #sicinta 03.00 wib," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Ridwan Kamil Minta Maaf dan Kecam Aksi Bobotoh

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengucapkan bela sungkawa atas peristiwa tersebut. Pria yang akrab disapa Kang Emil yang saat itu juga turut menyaksikan laga di Stadion GBLA mengaku kecewa atas tindakan oknum Bobotoh yang telah bertindak di luar batas.

" Saya sangat berduka cita atas meninggalnya suporter Persija atas nama Haringga Sirilla, warga Cengkareng. Sangat kecewa dan menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh yang menodai kemenangan tim Persib yang didapat dengan susah payah,"  ujar Kang Emil seperti dikutip dari akun Facebooknya.

Tak lupa, ia meminta maaf kepada orangtua korban dan juga The Jakmania atas peristiwa tersebut.

Kang Emil juga meminta kepada polisi untuk segera mengusut dan menangkap pelaku pengeroyokan dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

" Bagi saya lebih baik tidak ada liga sepakbola jika harus mengorbankan " nyawa manusia. Hapunten,"  ucap dia.

 

Beri Komentar