Dream - Lihatlah wanita ini. Tangannya gemetar. Keringat dingin yang merayap di sekujur tubuh itu, sampai juga di telapak.
Sejenak dia menatap sendok yang digenggam tangan kanan. Air di panci besar itu sudah mendidih. Bahkan sudah sedari tadi.
Gemuruh didih air itu, sahut menyahut dengan kecipak ramuan, yang terus-terusan disundul luapan. Seperti meminta wanita itu agar segeralah menjatuhkan pilihan.
Tapi memilih di saat genting seperti itu sungguh tidaklah gampang. Seperti ramuan yang meluap-luap itu, batin wanita ini juga bergejolak. Ditarik ke dua sisi yang bertentangan.
Memegang teguh prinsip tradisional yang diajarkan para pendahulu, atau bayangan uang banyak yang sudah menari-nari di muka mata. Pilih yang mana?
Namanya Ibu Lasmi. Dan kita tinggalkan dulu kebinggungan di depan tunggu api itu. Mari ikuti dulu kisah Ibu Lasmi ini dan dunia jamu yang berpuluh tahun sudah digeluti.
Dari mana dia mengenal ramuan. Bagaimana dia meramu. Dan sebesar besar kue bisnisnya.
dijawab. Simak kisah menarik selanjutnya di sini.
Baca Juga: Perjuangan Pengusaha Kripik Singkong Lepas dari Jerat Rentenir Dropout SD, Kesuksesan Pemuda Ini Bungkam Para Pembully Kisah Eko, Anak Yatim yang Berjuang Demi Sang Ibu Budi Harta Winata, Sedekah Si Mantan Tukang Las Keliling Haryanto, Ibadah Sepanjang Jalan Juragan Bus Jody Broto Suseno dan Warung Kesuksesan Akhirat