Quraish Shihab (vidio.com)
Dream - Kita semua mendambakan lailatul qadar, tapi sering kali persiapan kita menyambutnya terlambat.
Lailatul qadar adalah malam yang penuh salam, yakni kedamaian. Salam bukan sekadar ketiadaan permusuhan, tapi ia adalah kondisi kejiwaan yang dipenuhi oleh rasa tenang dalam diri seseorang yang berdampak lahirnya hubungan baik.
Ia bukan sekadar terlihat dari ketenangan lahir yang tercermin pada kecerahan air muka tapi itu disertai dengan kelapangan dada, budi bahasa yang halus akibat menyatunya pemahaman dengan kesucian hati serta bergabungnya kejelasan pandangan dan tekad yang kuat.
Salam harus dimulai dengan diri sendiri agar dapat berdampak pada yang lain karena siapa yang tidak memiliki tidak mungkin akan mampu memiliki. (Quraish Shihab)
Saksikan selengkapnya Mutiara Hati SCTV dalam video di bawah ini:
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru