Pemain Catur Wanita Protes Kerjasama Fide Dengan Perusahaan Yang Melayani Operasi Payudara. (Foto: Pexels)
Dream - Sponsor dalam event olahraga bukanlah hal yang asing dan menjadi satu-satunya cara mendapatkan dana. Baik pihak penyelenggara maupun sponsor sama-sama mendapatkan keuntungan dari event yang digelar.
Perusahaan yang menjadi sponsor biasanya berharap event yang mereka danai akan menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk ke masyarakat yang lebih luas lagi.
Namun ada sebagian atlet yang tidak suka kalau yang menjadi sponsor event olahraga itu perusahaan yang mengeksploitasi gender, menyinggung rasisme atau mempromosikan penggunaan narkoba dan sejenisnya.
Baru-baru ini beberapa atlet catur wanita mengungkapkan kemarahannya ketika organisasi catur dunia bekerja sama dengan perusahaan yang menawarkan layanan operasi payudara.
Sebelumnya, Federasi Catur Internasional (Fide) mengumumkan kerjasama dan sponsorship dengan perusahaan teknologi medis Established Labs pada awal pekan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Fide juga menambahkan bahwa sponsorship tersebut akan berlanjut sepanjang tahun 2022, yang disebut sebagai 'Tahunnya Pecatur Wanita'.
Rupanya, sponsorship yang mengeksploitasi dan mempromosikan gender wanita itu tidak berkenan di hati para atlet catur wanita
Salah satunya adalah pecatur wanita asal Jerman bernama Elisabeth Paehtz. Dia menyatakan ketidaksenangan dengan kolaborasi tersebut.
" Jujur saya bersyukur kalau ada yang mau mensponsori olahraga catur. Tapi tidak boleh dikaitkan dengan gender, rasisme, narkoba atau apapun yang berhubungan dengannya," kata Paehtz.
Selain bintang Jerman itu, beberapa pecatur lain juga memberikan reaksi yang sama. Mereka mengaku tidak senang dengan sponsorship tersebut.
" Saya ingin tahu apa pesan yang ingin disampaikan FIDE dengan kemitraan yang tidak masuk akal ini," kata seorang atlet yang tidak mau disebutkan namanya.
Sementara yang lain menyindir catur adalah olahraga yang menuntut kecerdasan otak, bukan pamer keindahan payudara.
" Catur itu olahraga yang melibatkan otak, bukan payudara," kata beberapa atlet lainnya.
Sumber: mStar
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan