Keren, Ya, Rodanya Bisa Berubah Bentuk. (Foto: Popular Machines)
Dream – Ada tiga hal terpenting saat perusahaan membuat kendaraan tempur, yaitu senjata, perlindungan, dan mobilitas. Namun biasanya kendaraan tempur menghadapi kendala saat dituntut melaju dengan cepat. Bobot yang berat dan roda yang tak biasa membuat laju kendaraan tempur lambat.
Namun sebuah proyek rahasia dari Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) dikabarkan telah mewujudkan ketiga keunggulan itu. Lembaga ini membuat proyek yang bernama X-Vehicle.
Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 28 Juni 2018, DARPA memodifikasi roda tank. Hanya dengan sentuhan satu tombol, rangkaian roda bisa berubah menjadi trek dalam hitungan dua detik.
Program ini bernama Reconfigurable Wheel Track (RWT). Salah satu program X-Vehicle ini memungkinkan kendaraan tempur ini bisa melaju dengan cepat ketika medannya berubah.
Di proyek X-Vehicle, roda tank bisa berubah dari ban biasa menjadi segitiga ketika lintasannya berbeda. Perubahan roda ini dilakukan ketika X-Vehicle beroperasi.
Sistem roda ini dikembangkan oleh Carnegie Mellon University National Robotics Engineering Center (CMU NREC). Demonstrasi kendaraan ini sudah berlangsung di Aberdeen Test Center, Maryland pada Mei 2018. Kendaraan ini berfungisi untuk melindungi pasukan Amerika Serikat ketika terjun ke area hutan belantara.
Bahkan, tank ini diklaim mampu menerobos area dengan kondisi jalan yang sulit untuk dilalui. Kendaraan ini juga dilengkapi sistem sensor multiple onboard dan teknologi peningkat resolusi tinggi dan teknologi ini memungkinkan pengendara untuk memantau situasi dengan jangkauan 360 derajat.
DARPA menyatakan, tujuan utama proyek ini ialah meningkatkan mobilitas, daya tahan hidup, keamanan, dan efektivitas prajurit dalam pertempuran di masa yang akan datang.
" Kami mencari cara untuk meningkatkan daya tahan hidup dengan menambah tombol di kokpit serta kru asisten pengemudi,” kata Manajer program GXV-T, Mayor Amber Walker.
Walker mengatakan pihaknya mengambil pendekatan radikal dengan menghilangkan persenjataan. “ Kami memilih untuk melakukan pengembangan di bagian penggerak supaya kendaraan mampu bergerak cepat serta tanpa kendala meski melewati beragam kondisi jalan," kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Yurike Budiman)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas