Foto: Liputan6.com/Herman Zakharia
Dream - Uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) masih terus dilakukan sebelum dioperasikan pada Agustus 2023. Direktur Utama PT KAI (Persero), Didiek Hartantyo, memberi bocoran soal tarif KCJB tersebut.
Ia mengatakan, tarif KCJB akan diumumkan setelah masalah cost overrun atau pembengkakan biaya terkait proyek itu tuntas. Namun, ia belum dapat memastikan kapan penuntasan masalah pembengkakan biaya dan penetapan tarif diselesaikan.
“ Ini masalah cost overrun saja belum, tarifnya tunggu dulu. Nanti kan masalah financial strukturnya harus kita selesaikan dulu," ujar Didiek, dikutip dari merdeka.com, Jumat 26 Mei 2023.

Didiek menyampaikan, meskipun proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung masih terbelit masalah finansial, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator terus melakukan commisioning test secara bertahap. Jika sukses, itu akan berlanjut ke tahap trial operation atau uji coba operasi.
" Kemarin sudah dalam 180 Km per jam. Dalam waktu 10 hari mendatang kita akan menuju ke (kecepatan) 350 Km per jam. Ini sejarah lho di Indonesia, ada perjalanan moda transportasi kecepatan 350 Km per jam untuk kereta api, itu luar biasa. Kita harus bangga dengan kereta cepat," tuturnya.
Sebelumnya, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, optimistis penjualan tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung menyampaikan bahwa harga tiket KCJB masih terjangkau bagi seluruh kalangan.
Untuk harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencapai Rp125 ribu untuk sekali perjalanan untuk rute terdekat. Sementara untuk jarak jauh dijual mulai Rp250 ribu pada tahap awal dan ditingkatkan menjadi Rp350 ribu.
" Segitu, pokoknya menariklah. Lo tinggal di Padalarang bisa lah 30 menit. Sekitar Rp125 ribu,” ujar Arya.

Jika dibandingkan dengan KA Argo Parahyangan, jarak tempuh Kereta Cepat Jakarta-Bandung relatif lebih cepat. Arya mencontohkan, untuk waktu tempuh Jakarta-Padalarang diperkirakan hanya 30 menit.
Selain itu, ia juga menargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dapat beroperasi pada pertengahan tahun ini.
" Pembangunan kereta cepat kita terus akselerasi, supaya target kita pada pertengahan tahun ini dapat beroperasi," ucap Arya di Jakarta Pusat, Jumat 3 Februari 2023.
Terkait cost overrun, Didiek mengabarkan, Indonesia dan China Development Bank (CDB) masih negosiasi soal bunga pinjaman US$550 juta. Utang itu diajukan untuk menambal porsi pembiayaan Indonesia di proyek KCJB.
Adapun nilai cost overrun yang telah antara Indonesia dan China disepakati sebesar US$1,2 miliar. Pinjaman itu merupakan struktur pembiayaan proyek yang membuat China dan Indonesia ikut menanggung beban cost overrun. Dengan porsi 25 persen berasal dari setoran ekuitas, dan 75 persen berasal dari pinjaman utang.
Disepakati dalam porsi pinjaman 75 persen untuk pembengkakan biaya, pihak Indonesia menanggung 60 persen dan China 40 persen. Sehingga bila dihitung, Indonesia menanggung porsi sekitar US$597 juta.
sumber: Merdeka.com
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan
