Ilustrasi
Dream - Bangsa Yahudi dikenal licik dan kerap menebarkan kebohongan. Bahkan ada salah satu kisah pada zaman Rasulullah SAW yang menceritakan bagaimana liciknya bangsa Yahudi.
Kisah tersebut bercerita tentang dua pezina Yahudi yang membohongi Nabi. Cerita bermula dari dua pezina asal Yahudi yang dihadapkan kepada Nabi Muhammad SAW. Pezina ini telah berupaya untuk membohongi Nabi dengan cara memanipulasi Kitab Taurat, yang berisi hukuman bagi seorang pezina agar mendapat hukuman lebih ringan dari yang seharusnya.
Kedua pezina yang merupakan laki-laki dan perempuan Yahudi itu sering melakukan perbuatan terlarang itu. Tindakan keduanya bahkan telah diketahui banyak orang dari bangsanya. Penduduk pun melaporkan tingkah laku mereka kepada Rasulullah untuk memberikan hukuman. Pasalnya, jika perbuatan zina ini dibiarkan saja maka akan mendatangkan banyak kemudharatan dan mencoreng kehormatan keluarga.
Rasulullah sangat paham bahwa hukuman pezina dalam Kitab Taurat adalah hukum rajam, tetapi beliau tetap menanyakannya kepada bangsa Yahudi sebagai bentuk kehati-hatian serta bentuk penghormatan untuk orang lain.
Namun kedua pezina itu membohongi Nabi dengan menerangkan bahwa hukuman bagi para pezina yaitu cambukan dan pukulan. Tetapi kemudian Abdullan bin Salam menyanggahnya.
Kisah selengkapnya baca di sini.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru