Cerita Mengejutkan di Balik Pembunuhan Bos Garmen Tanah Abang

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 14 September 2017 05:50
Cerita Mengejutkan di Balik Pembunuhan Bos Garmen Tanah Abang
Para pelaku menggondol sejumlah barang dan mobil milik korban.

Dream - Pasangan pengusaha garmen di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur tewas dalam kondisi mengenaskan. Jenazah keduanya ditemukan di Purbalingga, Jawa Tengah.

Pembunuhan itu ternyata dilakukan tiga orang tersangka yaitu AZ, SU dan EK. Dua tersangka, SU dan EK berhasil ditangkap, sementara AZ tewas tertembak karena melawan.

Rupanya aksi tersebut sudah direncanakan jauh-jauh hari. Para pelaku tega menghabisi nyawa korban lantaran dendam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta, mengatakan rencana pembunuhan sekaligus perampokan itu disusun di rumah kontrakan AZ. Pria ini ternyata pernah bekerja sebagai sopir korban selama 20 tahun. Lokasinya di daerah Tangerang, Banten, Jawa Barat.

" Mereka merencanakan di rumah kontrakan sopir di Tangerang," kata Nico di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2017.

Ketiganya lalu mendatangi rumah Husni dan Zakiyah pada Minggu, 10 September 2017 saat waktu sholat Maghrib. Ketika Zakiyah membuka pintu, para pelaku langsung menganiayanya hingga tewas.

" Para pelaku membawa lakban, tali, sarung tangan dan dua sepeda motor," ucap dia.

Setelah menghabisi nyawa Zakiyah, para pelaku menunggu Husni yang sedang melaksanakan sholat Maghrib di mushola. Mereka menunggu sekitar 20 menit.

Saat Husni masuk rumah, ketiganya juga langsung menganiaya pria itu. " Dimungkinkan langsung meninggal dunia," ujar Nico.

Setelah membunuh bos garmen itu, para pelaku menggondol sejumlah barang berharga seperti lima belas jam tangan, emas, beberapa laptop, buku rekening dan satu unit mobil.

Nilai total barang-barang yang dibawa pelaku diduga mencapai Rp1 miliar. " Sementara kerugian mencapai Rp1 miliar ya," beber dia.(Sah)

Beri Komentar